Home / Warta

Minggu, 15 Agustus 2021 - 16:19 WIB

Tumbuhkan Jurnalis Nahdliyin, LTN NU Mojosari Gelar Webinar Diklat Jurnalistik

Mojosari, NU online Mojokerto – Webinar Diklat jurnalistik sukses digelar oleh LTN NU (Lembaga Ta’alif wa Nasyr Nahdlatul Ulama) Kecamatan Mojosari pada hari sabtu malam (14/08/21) melalui aplikasi Google Meet. Acara diikuti oleh 45 peserta dari Mojokerto hingga luar Mojokerto.

Acara dimulai pada pukul 18.30 WIB dengan dipandu langsung oleh Feri Dwi Sukamto, kontributor NU online Mojokerto. Feri Dwi Sukamto mengawali acara dengan pembacaan al-Fatihah untuk membuka acara tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Siti Maimunah, S.Pd, selaku Ketua LTNĀ  MWC NU Mojosari.

Dalam sambutannya, Siti Maimunah berharap dengan diadakan webinar Jurnalistik peserta bisa memanfaatkan perkembangan teknologi yang berkembang untuk kemajuan media di lingkungan Nahdliyin,

“LTN MWC NU Mojosari mencoba memunculkan generasi yang mampu mengikuti perkembangan media di bidang jurnalistik dan memberikan kesempatan buat yang lain agar menyalurkan bakat di kepenulisan Jurnalistik,” terang Ketua LTN MWC NU Mojosari tersebut.

Baca Juga:  Upacara Hari Santri Sukses Digelar di MWCNU Puri

Isno M.Pd.I, Ketua PC LTN NU Kabupaten Mojokerto yang didapuk menjadi pembicara mendedahkan tentang pentingnya jurnalistik di era teknologi 5.0. Menurutnya, menjadi jurnalis merupakan kerja kerja keabadian. Karena dengan menuliskan peristiwa demi peristiwa akan mendokumentasikan persitiwa saat ini untuk menjadi sejarah di masa yang akan datang.

“Menjadi jurnalis itu merupakan pekerjaan mulia. Karena ia bekerja untuk keabadian. Ia mendokumentasikan setiap peristiwa dengan berita berita yang ditulisnya. Yang kelak menjadi saksi peristiwa saat ini” tuturnya.

Selain memberikan pengetahuan tentang dasar dasar jurnalistik, Isno juga membimbing para peserta untuk mempraktikkan menulis berita. Peserta juga diarahkan untuk mengembangakan narasi-narasi dan mengolah kalimat secara sederhana sehingga mudah dibaca oleh pembaca.

Baca Juga:  Mengintip Kemeriahan Peringatan Dies Natalis IAI Uluwiyah Mojosari ke 39

“Acara seperti ini patut diacungi jempol, karena dengan adanya menulis berita kita tidak hanya menambah kemampuan dalam hal menulis namun juga dalam hal membaca. Dua hal ini saling berkesinambungan dengan membaca kita bisa menulis, tentu sebaliknya jika angka melek literasi tidak ada, apa yang akan kita jadikan bahan tulisan,” kenang salah satu peserta webinar.

“Kita harus banyak berusaha praktik, adanya praktik dipikiran bisa menghilangkan beban PR kita,” pungkas Feri Dwi Sukamto di akhir acara.

Penulis : 45 Peserta Webbinar Jurnalistik

Share :

Baca Juga

Warta

Lestarikan Amaliyah NU, Fatayat NU Desa Mojopilang Adakan Ngaji Kitab dan Maulid Diba’

Warta

Lailatul Hadroh ISHARI NU Turut Memeriahkan Haul Sesepuh Desa Sidorejo

Warta

Ranting Pesanggarahan Terus Istiqomahkan Giat Lailatul Ijtima’ Dan Koin NU

Warta

Serentak, Masjid dan Musholla Desa Canggu Gelar Khatmil Qur’an

PERGUNU

Beasiswa Untuk Guru NU, PC. Pergunu Kabupaten Mojokerto Jalin Kerjasama Dengan IAI Uluwiyah Mojosari

Warta

Akan Bentuk Ranting Baru, Pengurus PAC IPNU IPPNU Pacet Sambangi Desa Mojokembang

Warta

Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf Masjid Mushola Nazhir Nahdlatul Ulama di Desa Penompo Jetis Mojokerto

Warta

Lazisnu Jetis Santuni 33 Anak Yatim