Warta  

Tari Sufi Pecahkan Rekor MURI di Satu Abad NU

Sidoarjo, NU Online Mojokerto –

Rangkaian resepsi 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) yang jatuh pada 16 Rajab 1444 H bertepatan pada 7 Februari 2023 M menampilkan kesenian Nusantara diantaranya: Reog Ponorogo, Tari Gambyong Jawa Tengah, Ondel-ondel Jakarta, Tari Saman Aceh, Tari Badui Yogyakarta, perfom barongsai, Tari Sajojo dari Papua, Tari Topeng Jawa Tengah, Tari Kuntulan Banyuwangi, Tari Piring Sumatera Barat, Tari Japin Melayu, Tari Enggang Kalimantan, perform Ul Daul Madura, Tari Mapadendang Makassar, Tari Jaipong Jawa Barat, Tari Ambon Manise, dan seni tari dunia yaitu tarian sufi dalam bingkai acara Karnaval Nusantara.

Dalam kesempatan ini, pengasuh tari sufi PP. Roudlotul Qurro’ Wal Munsyidin Mojokerto Gus M Nurul Huda mendapat Amanah untuk mengumpulkan semua penari sufi Jawa Timur yang berjumlah ratusan bahkan hampir seribu untuk ikut menyemarakkan acara yang memecahkan Rekor Dunia Muri tersebut.

Mengingat banyaknya penari yang antusias untuk ikut menjadi bagian dari satu Abad NU, Gus Huda selaku ketua Lesbumi MWCNU Bangsal Mojokerto ini memohon pada ketua PC ( Pengurus Cabang ) LESBUMI (Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia) Kabupaten Mojokerto yaitu Kiai Abdul Wakhid untuk mendukung kegiatan tersebut sekaligus menjadi koordinator tari sufi dalam acara 1 abad NU yang insya Allah hanya akan kita jumpai sekali seumur hidup ini.

Mbah Dul sapaan akrab ketua PC LESBUMI Kabupaten Mojokerto memberikan dukungan penuh dan siap mengumpulkan semua pengurus Lesbumi untuk menjadi koordinator pementasan tari sufi terpanjang yang pernah ada dalam sejarah provinsi Jawa timur bahkan dunia.

Pada acara berlangsung secara bersamaan Ratusan penari sufi menyebar di beberapa titik membentuk barisan panjang mulai dari Alun-alun Kabupaten Sidoarjo sampai Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Penari sufi ini di ambil dari kabupaten-kabupaten yang berada di Jawa Timur, mengingat Jawa Timur sebagai tuan rumah Resepsi Satu Abad NU diantaranya dari Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Magetan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Malang, dan tari sufi Al Asyiqien santri PP. Roudlotul Qurro’ Wal Munsyidin dari Kabupaten Mojokerto.

Dalam kesempatan ini hadir pula imam besar tari sufi nusantara KH. Amin Maulana Budi Harjono dari semarang.