Home / MWC NU / Warta

Minggu, 26 Juni 2022 - 23:09 WIB

Lailatul Ijtima’ LDNU Kecamatan Mojoanyar, MWCNU: Kegiatan Yang Harus Terus Dijaga Sebagai Warisan Para Ulama

Mojoanyar, NU Online Mojokerto –

Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kecamatan Mojoanyar menggelar Lailatul Ijtima’ sebagai ajang konsolidasi dan penguatan organisasi. Kegiatan tersebut digelar bergilir di masing-masing ranting NU tiap satu bulan sekali. Lailatul ijtima’ ini sudah menjadi agenda rutinan, kami selaku pengurus akan terus melestarikan tradisi ini agar faham aswaja an-Nahdliyah dapat tersyiarkan di seluruh wilayah kecamatan Mojoanyar, ungkap ketua LDNU Kecamatan Mojoanyar Ustaz Saiful bahri di Masjid Baitul Huda, Dusun Pecuk, Desa Sumberjati, Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto (25/06/22) malam.

Ustaz Saiful Bahri menuturkan, selain pengajian kitab aswaja yang dibawakan oleh KH zamzuri syarif dan mauidhoh hasanah oleh KH Ali sadeli, serangkaian kegiatan ini dimulai dengan shalat isya berjamaah yang dilanjutkan dengan shalat-shalat sunnah hajat, tasbih, witir, juga pembacaan ratibul haddad, dan sambutan-sambutan.

“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya terkhusus kepada warga Desa Sumberjati, bapak lurah yang telah menyukseskan kegiatan ini, mulai dari konsumsi, tempat, perlengkapan, dll sehingga kegiatan ini berjalan dengan sukses tanpa suatu halangan apapun. Terimakasih juga kepada seluruh ranting-ranting NU, banom, dan lembaga yang turut hadir di kegiatan lailatu ijtima’ ini menjadi semakin bersemarak.”.

Baca Juga:  Meskipun Hujan Deras, Tak Mengurangi Antusiasme Jamaah Dalam Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Mojoanyar

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU), Ustaz Ali Khomsin mengingatkan kepada para jamaah lailatul ijtima’, malam lailatul ijtima’ merupakan ruh dari kegiatan NU, karena di tempat ini semua ranting-ranting NU beserta banom dan lembaga dapat berkumpul disini. Menjadi tempat konsolidasi dan sosialisasi dari MWCNU. Untuk itu saya berharap semua banom dan lembaga beserta ranting NU turut hadir di kegiatan ini.

“NU akan semarak jika semua hadir, menjadikan tolak ukur membuktikan kecintaan kita terhadap NU. Karena dengan kegiatan ini kita bisa mewarisi perjuangan para ulama. Agar diakui santri NU, maka kita harus selalu menjaga dan melestarikan kegiatan ini, menghidupinya dengan semangat dan niatkan untuk ibadah.” ungkap Ustaz Ali Khomsin.

Baca Juga:  Kompak MWC NU dan MUSPIKA Bangsal Bekerja Sama Adakan Safari Ramadhan

Ustaz Ali khomsin menambahkan, salah satu program PCNU yang saat ini masif digalakkan adalah program perwakafan musholla dan masjid. Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh ranting NU untuk menyosialisasikan program ini, agar musholla dan masjid menadhirkan atas nama NU dengan berbadan hukum. Bisa menghubungi mas Amir mengenai perwakafan dan beliau siap membantu dari awal hingga akhir mengenai perwakafan ini.

“perwakafan masjid dan musholla ini penting, ssbagai generasi penerus NU, semua aset NU termasuk masjid dan musholla harus kita jaga dari kelompok-kelompok radikal yang tidak sejalan dengan kita. Supaya kedepannya nanti tidak akan terjadi permasalahan, karena jelas masjid dan musholla yang biasa kita tempati sholat berjamaah punya NU.

Pewarta: Syaiful alfuat

Share :

Baca Juga

Warta

Untuk Kesekian Kalinya, TNI AL dan BRIMOB Bersinergi Dengan NU Untuk Safari Amal Bhakti

Warta

Jelang Peringatan Hari Santri, PC LP Ma’arif Gelar Diklat Pembuatan Kisi Kisi dan Soal

Lembaga Amil Zakat (LAZISNU)

Momen Idul Adha, Lazisnu MWCNU Puri Gelar Malam Pitulasan dan Silaturahmi

Warta

Ikhtiar Menggapai Malam Lailatul Qadar, Warga NU Dusun Belor Menggelar Khotmil Al Qur’an

Warta

Lestarikan Tradisi Amaliah NU, Remus Ar Rahman Bicak Gelar Ziarah Wali

GP Ansor NU

Buka Satkorwil Banser Jawa Timur, HM. Budi : Terima Kasih Ansor Mojokerto

Warta

Pesan dan Harapan Ketua PA GMNI Mojokerto Raya Di Usia PMII Ke-60

Warta

Ranting Muslimat, Fatayat dan IPPNU Desa Mojopilang Saling Sinergi dalam Memperingati Nuzulul Qur’an