Warta  

Dilema PAC. IPNU IPPNU Kecamatan Puri

Puri, NU Online Mojokerto 

Untuk mendidik jiwa kepemimpinan dan keahlian administrasi dalam tubuh organisasi, PAC. IPNU-IPPNU Kecamatan Puri melaksanakan kegiatan Diklat Leadership dan Administrasi (DILEMA). Acara ini laksanakan di MI Darul Huda Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto pada Ahad (7/8/22).

Sejumlah tokoh tampak hadir pada kegiatan ini di antaranaya Ibu Nalurita Priswiandini (Camat Puri), H. Saifudin (Ketua MWCNU Puri), M. Tujin Mujianto (Ketua PAC GP Ansor Puri), perwakilan banom NU Puri dari Muslimat dan Fatayat. Hadir sebagai narasumber Diklat ini adalah Dr. M. Ali Rohmad, M.Pd.I (sebagai pemateri leadership) dan pengurus PC. IPNU-IPPNU Kab. Mojokerto sebagai pemateri administraasi yakni Aqim Al Mizan (Sekretaris Umum IPNU) dan Khurrotul Azizah (Ketua Umum IPPNU).

Nanda Bagus, Ketua IPNU Kecamatan Puri dalam kesempatan sambutan mengatakan salah satu cara melatih tanggung jawab adalah dengan memperkuat jiwa pemimpin dan tertib administrasi karena itu merupakan faktor utama kemajuan organisasi.
“Dengan melatih jiwa pemimpin dan tertib administrasi bisa menjadi bekal kader IPNU melatih tanggung jawab sehingga organisasi bisa maju semakin pesat.” katanya.

Nanda sapaan akrabnya mengungkapkan, salah satu faktor yang sangat mempengaruhi keberhasilan dan keberadaan eksistensi dari aktivitas sebuah organisasi dalam mencapai tujuan visi misi organisasi adalah keberadaan peran pemimpin dan administrasi.

“Maju dan mundurnya sebuah organisasi dapat dilihat sejauh mana peran pemimpin dan tertibnya administrasi dijalankan. Selain itu, administrasi merupakan piranti mutlak yang diperlukan dalam sebuah organisasi dalam melakukan kegiatan sehari-harinya,” ungkapnya.

Sementara Rita Nur Azizah, Ketua IPPNU Kecamatan Puri menyebutkan tujuan diadakannya acara itu adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara Pimpinan Anak cabang dan Pimpinan Ranting se-Kecamatan Puri, serta mencari potensi kader yang militan.
Dirinya juga berharap dengan kegiatan Diklat Leadership dan Administrasi ini ini bisa memotivasi Pimpinan Ranting di Kecamatan Puri untuk terus memajukan organisasi di daerah masing-masing melalui IPNU-IPPNU.

“Kami harap IPNU-IPPNU dapat terus berkontribusi memajukan organisasi di daerah masing-masing.” Ungkapnya
“Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan sebagai sebuah komitmen kita untuk membuat kader-kader menjadi leader atau pemimpin kelak dan ini bukan acara sekedar berkumpul saja tetapi hasil komitmen kita bersama,” tambah rekanita Rita.

“Kegiatan ini sebagai semangat awal membentuk kader-kader IPNU dan IPPNU menjadi seorang leader atau pemimpin untuk masa kini dan masa depan yang faham tentang Administrasi.” Pungkasnya.

Selanjutnya Camat Puri, Nalurita Priwiandini mengatakan saat membuka acara, bahwa IPNU dan IPPNU hari ini siap menjadi pemimpin masa depan, termasuk kader perempuannya (IPPNU).
“Perlu saya sampaikan bahwa IPNU dan IPPNU hari ini siap menjadi pemimpin masa depan, termasuk kader perempuannya.” Tutur Bu Camat.

“Saya ini camat perempuan satu-satunya di Kabupaten Mojokerto. Saya tidak bangga. Saya bangga kalau misalkan camat-camat di Kabupaten Mojokerto itu perempuan semua. Atau minimal saya tidak sendirian. Jadi mana? Perempuan-perempuan yang lain bisa kok jadi pemimpin seperti camat dan lain sebagainya.” Tutur Bu Camat.

“Maka pada momen ini, ingin saya sampaikan bahwa ayo, kalian bisa. Maka tunjukkanlah. Semangat!” Pungkas Bu Camat memberi motivasi kepada Kader IPNU-IPPNU Kecamatan Puri.

Di tempat terpisah di sela-sela kegiatan Dr. M. Ali Rohmad, M.Pd.I, pemateri leadership pada kegiatan ini menjelaskan beberapa hal yang disampaikan.

“Ya saya tahu bahwa PAC. IPNU-IPPNU Kec. Puri Kabupaten Mojokerto ini mempunyai banyak sekali fokus tugas. Dalam kesempatan ini yang menjadi fokus adalah bagaimana menyiapkan kader-kader militan yang mampu totalitas tanpa batas dan ikhlas tuntas di NU.” Terang sosok yang pernah menjabat sebagai Ketua PAC IPNU Kecamatan Puri pada masanya ini.

Mas Ali-sapaan akrab Dr. M. Ali Rohmad- di samping menyampaikan beberapa hal terkait materi leadership juga menyelipkan pesan ajakan khususnya kepada tokoh-tokoh NU di Kecamatan Puri bahwa jangan biarkan IPNU-IPPNU berjuang sendirian,

“Ya pada momen ini perlu kami sampaikan bahwa jangan biarkan adik-adik IPNU-IPPNU berjuang sendirian. Khususnya kepada tokoh-tokoh NU, ajak putra-putri anda, dorong putra-putri anda untuk bergabung di IPNU-IPPNU agar perjuangan mereka bisa lebih mudah karena terbantu dengan dukungan panjenengan semua.” Pungkas Mas Ali.

Pewarta: Fandi (IPNU Puri)