Sangat Antusias, Safari Ramadhan Sukses Besar di Kedungpeluk

Pacet, NU Online Mojokerto – 

Tidak menyurutkan semangat semarak ramadhan, tim safari ramadhan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pacet kunjungi Masjid Baitul Muslimin di Dusun Kedungpeluk, Desa Kuripansari pada Ahad (10/04/2022).

Tim safari ramadhan MWCNU Pacet ini merupakan gabungan dari seluruh Banom, lembaga dan pengurus NU di Kecamatan Pacet. Sangat menarik perhatian mata, antusias masyarakat Kedungpeluk yang juga merupakan jamaah Masjid Baitul Muslimin sangat tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah jamaah yang hadir mengikuti serangkaian acara safari ramadhan, yaitu sebanyak kurang lebih 120 jamaah.

Selain antusias yang sangat tinggi, hal ini sukses mengantarkan usaha mencapai tujuan dari kegiatan ini yang tidak lain adalah memperkuat tali silaturahmi warga NU sekecamatan Pacet. Tim safari ramadhan yang hadir di Kedungpeluk dinahkodai oleh beberapa tokoh MWC NU yakni KH. Khoirul Anam, H. Aslich, dan Ustaz Yasin Abdullah. Serta didukung oleh unsur NU lainnya meliputi IPNU IPPNU, BANSER, Pengurus MWCNU, Muslimat NU, Fatayat NU, tim LTN NU Pacet, dan GP Ansor. Sedangkan dari unsur tokoh masyarakat setempat dihadiri oleh Bapak Kepala Desa Kuripansari.

Sambutan disampaikan oleh perwakilan kedua pihak yang dalam hal ini disampaikan oleh Bapak Kepala Desa dari Kuripansari dan perwakilan ketua MWCNU Pacet. Dalam sambutannya, Kepala Desa Kuripansari menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tim safari ramadhan MWC NU Pacet juga kepada masyarakat sekitar yang sangat antusias terhadap kegiatan ini.

Begitu pula pihak MWC NU Pacet menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Desa Kuripansari atas kesempatan yang diberikan. Dilanjutkan dengan penyampaian atau sosialisasi program-program dari MWC NU Pacet. Dengan ini, pihak MWC NU Pacet berharap masyarakat dapat bergabung dan merasakan kemudahan atau terfasilitasi usaha mencapai tujuannya dalam bidang yang berkaitan dengan program-program MWC NU Pacet tersebut.

Selanjutnya, sesi mauidhotul hasanah disampaikan oleh KH. Khoirul Anam. Dalam mauidhohnya, KH. Khoirul Anam menyampaikan dua poin penting, yaitu (1) Pentingnya keberadaan guru dan seperti apa warga Nahdlatul Ulama harus menyikapinya, (2) Pendidikan merupakan sarana penting bagi setiap manusia khususnya warga Nahdliyyin.

Acara ini berlangsung sejak pukul 19.21 WIB (ba’da tarawih) sampai selesai, acara safari ramadhan di Kedungpeluk, Kuripansari berjalan dengan kondusif, aman dan lancar.

Kontributor: Zanit, LTN NU Pacet

Related Posts

NU Online Mojokerto