Innalilahi, Kader CBP IPNU Jetis yang Dikenal sebagai Sosok Berdedikasi Tinggi Wafat

Jetis, NU Online Mojokerto – Kabar duka menyelimuti salah satu kader Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) Corp Brigade Pembangunan (CBP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jetis, Kabupaten Mojokerto. Nur Ainun Al Khory menghembuskan nafas terakhir, Ahad (24/04/2022) setelah mengalami kecelakaan tunggal saat berangkat kerja dan dibawa ke rumah sakit.

Ketua PC IPNU Kabupaten Mojokerto, Muhammad Bagus Sulaiman mengatakan bahwa almarhum adalah kader CBP yang sangat aktif. Mulai dari almarhum mengikuti pendidikan sebagai calon kader CBP saat itu di Pantai Kenjeran Surabaya, Pendidikan dan Latihan Pertama (Diklatama) ke-10 yang diselenggarakan oleh DKC CBP-KPP Kota Surabaya sekitar tahun 2018.

“Sejak saat itu dia memulai karier organisasinya di CBP hingga menjadi Komandan DKAC CBP IPNU Jetis. Pada saat itu saya sebagai Komandan DKC CBP IPNU Kabupaten Mojokerto memantau sendiri bagaimana dia berjuang menghidupkan aktifitas CBP di Kecamatan Jetis,” katanya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (26/04/2022).

Menurut Bagus, almarhum menjadi satu-satunya kader CBP pada saat itu hingga saat ini sudah banyak tumbuh potensi baru CBP yang aktif-aktif. Menurutnya itu adalah sebuah Investasi amal kebaikan dari almarhum karena investasi terbaik adalah mencetak kader-kader baru yang bisa membawa kebaikan serta kebermanfaatan terhadap organisasi dan masyarakat secara luas.

“Semoga dengan adanya investasi tersebut bisa menjadikan almarhum mendapatkan Amalan Jariyah yang terus mengalir pahalanya hingga akhirat kelak. Aamiin Yaa Rabb,” harapnya.

Salah satu rekan karib, anggota DKC KPP Kabupaten Mojokerto, Putri Nurriya Syah Ayu Ashari menambahkan, almarhum adalah sosok yang selalu aktif dalam kegiatan IPNU-IPPNU.

“Almarhum sosok paling akas, selalu ikut kegiatan di ranting, PAC, dan DKC. Dia ikut organisasi IPNU di lingkungan sekolah SMK, dulu juga sangat aktif organisasi OSIS, Dewan Ambalan, dan marching band juga,” tambahnya.

Ia menerangkan, sehari-hari almarhum bisa dikenal sangat baik, guyonan, akas, dan tidak mudah menyerah.

“Paling berkesan dari almarhum yakni tidak pernah malu menunjukkan identitasnya sebagai anggota CBP, bahkan dengan bangganya menunjukkan kalau beliau adalah kader CBP,” pungkasnya.

 

Kontributor LTN Mojosari : Yulia Novita Hanum

Editor : Mila Agustin

Related Posts

NU Online Mojokerto