Makam Mbah Sinari atau Syekh Marzuki di Desa Manting Jatirejo

Jatirejo, NU Online Mojokerto – Makam Syekh Marzuki (Mbah Sinari) merupakan salah satu wisata religi di Mojokerto, tepatnya di Desa Manting kecamatan Jatirejo. Makam Syekh Marzuki (Mbah Sinari) resmi diperbaiki pada saat Indonesia masih dipimpin oleh Presiden BJ. Habibi pada tahun 1998. dan ada rehab sekitar tahun 2019.

 

Makam tersebut sering dikunjungi oleh peziarah pada Jum’at legi dari sekitar desa maupun berbagai macam daerah. Ada yang unik dimakam ini yaitu makam dikelilingi beberapa pohon yang seolah olah melindungi makam Syekh Marzuki (Mbah Sinari).

 

Makam Syekh Marzuki (Mbah Sinari), pertama kali ditemukan oleh Mbah Sarno seorang warga Mataram yang mencari lahan baru untuk membuat pemukiman.

 

Mbah Sarno menemukan makam tersebut pada saat desa Manting masih berupa hutan belantara. Dulunya makam tersebut disebut dengan Makam Mbah Sinari.

 

“Makam tersebut ditemukan bersinar didalam hutan oleh pembuka desa pertama yang kemudian membuka jalan dan mencarinya kemudian dijadikan sebuah desa baru,” ujar Ibu Mariyam pemilik warung yang ada depan area makam saat berbincang dengan tim ltnnu Mojokerto.

 

Juru kunci yang ditunjuk untuk menjaga makam dipilih melalui voting warga atau pencoblosan dalam masa jabatan 5 tahun, yang dulunya masa jabatan seorang juru kunci sampai masa akhir hidupnya.

 

Namun, seiring berjalannya waktu, jabatan juru kunci dimakam tersebut menjadi 5 tahun. Kini, juru kunci Makam syekh sayyid Marzuki sudah berganti 8 kali. Abah Nuriyadi menjadi juru kunci baru sejak 7 bulan yang lalu.

 

 

“Makam Syekh Marzuki ini yang dulunya hanya bebatuan sekarang menjadi lebih nyaman untuk dikunjungi karena sudah di renovasi seperti ini,” ujar Mbah Sarnam juru kunci lama.

 

Namun sayang, beberapa warga yang ditemui dan berada di sekitar lokasi makam tak banyak mengetahui sejarah Makam Syekh Marzuki tersebut, bahkan tahun penemuan ini pun tidak ada yang tau tetapi disetiap hari Jum’at legi dibulan Rajab diperingati haul Syekh Marzuki (Mbah Sinari).

 

Kontributor : SangHadi

Related Posts

NU Online Mojokerto