Gelar Buka Bersama, MWCNU Bagikan Sarung ke Pengurus Nahdlatul Ulama Jatirejo

Jatirejo, NU Online Mojokerto –

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Jatirejo mengeratkan pengurus Nahdlatul Ulama dengan cara berbuka puasa bersama dengan lembaga, banom, dan pengurus ranting NU sekaligus penutupan Safari Ramadhan yang dilaksanakan di Aula Lt. 2 Kantor MWCNU Jatirejo, Ahad (24/04/2022) sore.

Buka bersama ini juga diikuti dari jajaran Forkopimcam Jatirejo. Dalam kesempatan ini, Harfendy Setiyapraja Camat Jatirejo memberikan kenangan cendera mata berupa pigura bergambarkan pancasila, sebagai mana Nahdlatul Ulama ialah sang penjaga pancasila dan NKRI dari perongrong negara kesatuan ini.

Buka bersama ini dapat mempererat antar lembaga dan banom agar bisa saling sinergi, mendukung, juga berbagi antar pengurus. Ini menjadikan Nahdlatul Ulama Jatirejo lebih berkembang dan maju.

Acara diawali dengan istighotsah tahlil sembari menunggu waktu berbuka, dan dilanjut dengan sambutan dari Forkopimcam dan Ketua MWCNU Jatirejo.

Usai waktu berbuka tiba, jajaran pengurus tersebut berbuka dengan takjil berupa kurma dan air putih, kemudian shalat maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan berbuka puasa di lantai 1.

H. Ahmad Mansur, S.Pd., selaku Ketua MWCNU Jatirejo menginstruksikan seluruh pengurus MWCNU, lembaga, maupun banom untuk menggerakkan kotak infaq NU. “Mari kita gerakkan kotak infaq NU, agar kemaslahatan di Kecamatan Jatirejo berjalan dengan baik tidak menunggu dari desa atau pemerintah, karena banyak yang perlu dibantu itu bersifat mendesak,” jelasnya.

Beliau juga menyarankan nahdliyyin untuk menabung di Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Nusantara Mojopahit yang saat ini juga sudah ada di Kecamatan Jatirejo. “Ada BMT Jatirejo yang menyokong perekonomian di Jatirejo, terutama di kalangan Nahdlatul Ulama. Jadi kita wajib menabung di BMT NU yang berada di pasar Dinoyo. Kemarin ada kendala saat mau tarik tunai dan sudah saya laporkan ke PCNU agar ketika tarik tunai tidak ada kesulitan,” imbuhnya.

Lebih Lanjut, H. Mansur juga menjelaskan bahwa kita perlu menyelamatkan aset-aset NU. “Diharapkan semua aset NU yang ada di ranting bisa segera didata dan disertifikatkan dengan nadhir BHPNU,” harapnya.

Pada kesempatan ini terdapat pemberian sarung kepada jajaran pengurus, lembaga, banom Nahdlatul Ulama di Kecamatan Jatirejo yang hadir saat kegiatan ini, serta telah mengisi daftar hadir

Acara buka bersama ditutup dengan do’a dipimpin oleh KH Misbakhul Munir.

Kontributor: SangHadi11

Editor: Wahyu T. O.

Related Posts

NU Online Mojokerto