NU Online Mojokerto – Kembali Masjid El Muttaqin PCNU Kabupaten Mojokerto menjadi tempat perpindahan iman dari non Muslim ke Islam. Pada Sabtu (14/10) KH. Abd. Adzim Alwi membimbing sahadat satu keluarga yang terdiri dari Takim, Dyah Indahyanti, Okta Abrian Dani Swara, Imanuel Alfredo Putra Takim asal Gunung Gedangan Kota Mojokerto.
Tiga orang tersebut mengucapkan syahadat secara langsung sedangkan Okta Abrian Dani Swara membacakan syahadat melalui vidio call.
Tampak satu keluarga tersebut membaca syahadat dengan penuh kehidmatan.
Menurut M. Alfin, Guru PAI SMP N 3 Kota Mojokerto, menyatakan bahwa mualafnya satu keluarga itu melalui proses yang panjang. Diawali dari ketertarikan Imanuel Alfredo Putra Takim pada kegiatan kegiatan ke-Islaman di SMP N 7 Kota Mojokerto. Kemudian berlanjut dengan seringnya sharing tentang keilmuan Islam.
Pertemuan dengan M. Alfin, Guru sekaligus pengurus Rijalul Ansor Kabupaten Mojokerto tersebut, membawa keluarga Imanuel Alfredo untuk konsultasi. “Sekitar empat kali pertemuan dengan keluarga Alfredo di rumah saya, kemudian mereka menyatakan ke-Islamannya” terang Alfin.
Menurut Alfredo bahwa ketertarikannya dengan Islam sebenarnya sudah lama. Tetapi belum tergerak kan untuk mengikrarkan syahadat. “Saya masuk Islam karena hidayah Allah. Dan sebenarnya sudah lama. Tetapi belum bisa berikrar”
Alfredo menjelaskan bahwa seluruh keluarga akhirnya memutuskan untuk masuk Islam setelah melalui berbagai pertimbangan. “Saya dulunya juga Islam, tapi karena ikut keluarga jadi saya pindah. Tetapi alhamdulilah hari ini bisa kembali dalam iman Islam” tutur Takim.
Ikrar syahadat ditutup dengan doa. Dan KH. Abd. Adzim Alwi mendoakan agar ke-Islamannya keluarga Takim bisa Istiqomah hingga ajal menjemput.












