Safari Ramadhan, H Nurul Afif: Suka Dunia Adalah Ciri Orang Pelit

Pacet, NU Online Mojokerto –

Safari Ramadhan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pacet memasuki hari kedua, kali ini melanjutkan ke 10 masjid yang tersisa. Masjid Al Falah Dusun Mungkut juga menjadi salah satu tujuan tempat safari Ramadan tahun ini, Senin (11/4).

Acara dihadiri oleh tim dari MWC NU Kecamatan Pacet, Pemerintah Desa Bendunganjati, Takmir Masjid Al Falah, serta Banom NU, lembaga NU Kecamatan Pacet, dan puluhan jamaah dari warga sekitar.

Dalam kesempatan ini, tim MWC NU Kecamatan Pacet melakukan sosialisasi tentang kegiatan NU yang telah dan akan berlangsung kepada para jamaah yang hadir.

KH Kholidun Walid menjelaskan tentang zakat yang dikelola oleh MWC NU Kecamatan Pacet serta surat keputusan (SK) Amil zakat untuk pengelolaan zakat di ranting NU.

“Saya harap tiap Desa mengumpulkan nama untuk direkomendasikan untuk mendapatkan SK sebagai amil zakat, agar legal,” jelasnya.

MWC NU Kecamatan Pacet juga mempunyai program dengan tujuan untuk mengamankan aset yang dimiliki oleh NU seperti kepengurusan sertifikat wakaf musholla maupun masjid.

“Nanti ada kepengurusan sertifikat massal untuk mushola wakaf, dengan tujuan meminimalisir hak yang tidak diinginkan, seperti penarikan kemabali atau pembongkaran rumah ibadah,” sambungnya.

Safari Ramadhan juga diisi dengan tausiyah oleh H Nurul Afif, beliau menjelaskan tentang keaswajaan serta perkara yang dapat merusak amal seseorang selama puasa.

“Suka mencari kesalahan, Atine atos (keras hati), merasa paling baik, salah satu cirinya sulit memberi maaf, suko dunyo (suka dunia), cirinya medit (pelit),” ungkap H Nurul Afif dalam tausiyahnya.

Dibalur dengan tausiyah santai serta menghibur sehingga jamaah yang datang merasa nyaman serta dapat menerima apa yang disampaikan oleh tim safari Ramadhan MWC NU Kecangan Pacet.

Kontributor: LTN NU Pacet

Related Posts

NU Online Mojokerto