NU Online Mojokerto – Untuk kesekian kalinya, KH. Abd. Adzim Alwi men-syahadatkan orang masuk Islam. Pada hari rabu setelah sholat maghrib (30/11), KH. Abd. Adzim Alwi bersama dengan para pengurus sekertariat PCNU Kabupaten Mojokerto tampak membimbing seorang perempuan masuk Islam.
Sebelum disyahadatkan, KH. Abd. Adzim Alwi memberikan nasihat tentang kewajiban menuntut ilmu bagi kaum Muslimin. Agar keimanannya semakin hari semakin bertambah. KH. Abd Adzim berharap setelah disyahadatkan wanita dihadapannya agar memantapkan keimananya dengan terus menuntut ilmu.
Usai memberikan nasihat, KH. Abd Adzim membimbing wanita dihadapannya itu bersyahadat. Wanita itu tampak terbata bata. Ada getaran keimanan dalam setiap lafadz yang ia bacakan.
Usai membaca syahadat wanita mualaf yang bernama Ranti Fransiska ini mengaku kepada wartawan NU Online Mojokerto bila ia mengenal Islam dengan banyak membaca berbagai referensi. Dari banyak membaca ini, menghantarkannya memperoleh pencerahan. Bahkan ia memperoleh petunjuk spiritual yang setiap saat hadir dalam mimpi mimpinya. Ia kemudian memantapkan hati untuk memeluk Islam dengan berbagai resiko yang akan diterimanya, termasuk pertentangan dengan keluarga.
Saat ada informasi bahwa PCNU Kabupaten Mojokerto siap membimbing Ranti Fransiswa untuk bersyahadat, maka ia segera menyanggupinya. Ia kemudian berangkat dan dengan getaran hebat dalam dirinya, ia secara resmi menjadi seorang mualaf.
Untuk diketahui, agama Ranti Fransiska sebelumnya adalah Kristen. Ia berasal dari Pangkal Pinang. Lahir pada tanggal 18 Mei 1990.












