Potensial, MWCNU Pacet Harapkan Ranting Cepokolimo Mampu Jalankan Best Program NU

Pacet, NU Online Mojokerto – 

Cepokolimo merupakan salah satu desa di Kecamatan Pacet yang terkenal dengan hasil pertanian dan penghasil susu sapi perah. Wilayahnya sedikit ke timur, namun masih relatif dekat dengan pusat Pacet.

Dalam perjalanan eksistensinya, Cepokolimo masih tergolong kurang walaupun ada kegiatan ke-NU-an di sana. Hal ini tentu disebabkan beberapa faktor baik internal maupun eksternal. Oleh sebab itu, tim Safari Ramadhan Desa Cepokolimo bermaksud untuk menyosialisasikan beberapa program terbaik NU, baik program IPNU IPPNU sampai program MWC dan LAZISNU.

Safari ramadhan serentak hari pertama ini jatuh pada hari Ahad (10/04/22). Pada kesempatan ini tim safari ramadhan Desa Cepokolimo mengunjungi Masjid Uswatun Khasanah yang berlokasi di Dusun Baraan. Tim safari ini bukan hanya terdiri dari Banom NU saja, melainkan lembaga dan pengurus MWC juga turut bergabung di dalamnya. Banom/Lembaga/Pengurus yang hadir diantaranya adalah Pengurus MWC NU Pacet, PAC GP Ansor Pacet, PAC Fatayat Pacet, PAC Muslimat Pacet, dan PAC IPNU IPPNU Pacet.

Safari Ramadhan di Cepokolimo berlangsung sejak pukul 19.42 WIB (ba’da shalat tarawih), dihadiri kurang lebih 70-an jamaah yang terdiri atas perangkat desa setempat, ketua ranting NU Desa Cepokolimo, Ketua Banom NU wilayah setempat, dan jamaah Masjid Uswatun Khasanah.

Diwakili oleh Bapak Mahfud, pihak ranting NU desa Cepokolimo memberikan sambutan hangat terhadap kegiatan safari ramadhan ini. Dilanjutkan sambutan kedua oleh Bapak Kusmanuji, sebagai perwakilan tim safari ramadhan MWC NU Pacet untuk Desa Cepokolimo.

Beliau menjelaskan tentang zakat fitrah, sosialisasi SK amil zakat, sosialisasi program koinisasi oleh LAZISNU, sosialisasi pembentukan Banom NU di masing-masing desa, penjabaran tentang perwakafan, promosi BMT, Program Pembinaan Tilawatil Qur’an, dan sosialisasi tentang KARTANU disampaikan secara jelas dan terperinci.

Melihat potensi besar yang ada di Desa Cepokolimo, tentu hal ini dibarengi dengan harapan besar pengurus/lembaga/Banom NU bahwa masyarakat Cepokolimo dapat bergabung dalam program-program NU menuju kemandirian ekonomi dan peradaban generasi milenial berakhlakul karimah.

Mauidhotul hasanah yang disampaikan oleh KH. Nur Rohkmad memuat tentang penjelasan wudhu serta kebersihan diri atau biasa disebut bab thaharah. Tidak hanya itu, pentingnya bersedekah, selektif terhadap berita atau informasi yang beredar di media sosial serta penjelasan tentang perbedaan NU dengan aliran garis keras yang lain juga dijabarkan secara gamblang. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menanggulangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta menguatkan akidah ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah.

Selain itu, informasi ini juga menjadi wawasan bagi orang tua dalam memantau anak-anak agar tidak terjerumus ajaran islam garis keras. Sebab, lapisan remaja dan anak muda merupakan sasaran aliran lain dalam usaha doktrin menjalankan misinya.

Antusias dan penerimaan masyarakat Cepokolimo sangat baik, terlihat dari tertib dan kondusifnya suasana selama kegiatan ini berlangsung.

Kontributor: Zanit, LTN NU Pacet

Related Posts

NU Online Mojokerto