Warta  

PKD di Kecamatan Puri, Gus Ali, “Peserta PKD Jangan Seperti Laron”

NU Online Mojokerto – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Puri menggelar pelatihan kepemimpinan dasar (PKD) bertempat di SMK Al-Hidayah Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. (26/11/2021).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Gus Ali Mohamad Nasih selaku ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto. Acara dihadiri oleh unsur Forkompimca, PCNU Kab. Mojokerto, MWCNU Puri beserta banom-banomnya; Muslimat, Fatayat IPNU-IPPNU Kecamatan Puri, Jajaran Pengurus Yayasan SMK Al-Hidayah serta tokoh masyarakat sekitar.
Acara dimulai pukul 19.45 WIB.

Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mars Syubbanul Wathan, mars GP Ansor, mars Banser dan diikuti oleh seluruh tamu undangan yang hadir.

Selanjutnya sambutan secara berurutan disampaikan oleh; (1) Ketua PAC GP Ansor Puri, M. Tujian Mujianto (2) Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Agus Ali Mohamad Nasih (3) Kepala Yayasan Al-Hidayah.

M. Tujin dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan PKD. Selanjutnya Tujin menyampaikan pentingnya kaderisasi sebagai tongkat estafet keberlangsungan NU ke depan. “Semoga Peserta PKD bisa lulus semua tanpa embel-embel bersyarat dan bisa menjadi kader GP Ansor yang tangguh sebagai penerus estafet NU di masa depan.” Tuturnya.

Ucapan terima kasih sekaligus apresiasi positif disampaikan oleh Gus Ali – panggilan keseharian Ali Mohammad Nasih ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto – kepada PAC GP Ansor Puri karena telah melaksanakan intruksi dari pimpinan untuk melaksanakan kegiatan PKD. “Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi positif kepada PAC GP Ansor Kecamatan Puri karena telah melaksanakan intruksi dari Pimpinan untuk melaksanakan pengkaderan (PKD) ini.” Ucapnya.

“Bung Karno hanya butuh 10 pemuda untuk mengguncang dunia, lalu bagaimana dengan peserta PKD GP Ansor Puri yang jumlahnya mencapai 50 orang ini? Tentu sangat bisa mengguncang Puri.” Ucap Gus Ali memberikan motivasi.

“Di PKD ini kita sedang diberikan pembelajaran dari hewan laron. Ya, jangan seperti laron. Kita perhatikan laron yang beterbangan. Filosofi laron adalah seakan-akan bisa terbang setinggi-tingginya, namun setelah kita perhatikan dalam jangka beberapa menit saja sudah jatuh berguguran.” Terang Gus Ali saat ruangan dipenuhi hewan laron yang beterbangan.

“Artinya, jangan sampai semangat peserta hanya sesaat saja usai mengikuti pelatihan ini, teruslah bergerak, jangan patah semangat terhadap halangan dan rintangan.” Tutup Gus Ali.

Sambutan berikutnya dari Kepala Yayasan Al-Hidayah, H, Abdul Wakhid. Dalam sambutannya menjelaskan bahwa ia merupakan kader GP Ansor. “Alhamdulillah, saya juga merupakan kader GP Ansor era 80-an. Saya pernah menjadi Ketua PAC GP Ansor Puri mulai tahun 1983-1993. Pada waktu itu Ketua PC dijabat oleh H. Masud Yunus” Terang H. Wakhid.

“Mudah-mudahan GP Ansor semakin jaya” Tutup H. Wakhid.

Di tengah-tengah kegiatan, tampak hadir Bapak Masduki, selaku Anggota DPRD Wilayah Jawa Timur. Ia di daulat sebagai penyemat tanda peserta PKD pada sesi penyematan tanda peserta.

Tepat Pukul 20.30 WIB acara pembukaan PKD selesai setelah ditutup doa oleh H. Syaifudddin Ar. selaku Ketua MWCNU Kecamatan Puri. (Fahrul)