Perdana, PAC Muslimat NU Ngoro Kembali Adakan Diba’ Dan Tahlil Kubro Serta Santunan Anak Yatim

Ngoro, NU Online Mojokerto — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Ngoro kembali menggelar kegiatan diba’ dan tahlil kubro serta santunan anak yatim setelah sekian lama vakum karena pandemi dan juga PPKM. Kegiatan ini bertempat di Aula Balai Desa Sedati, Ngoro, Minggu (16/1).

 

Dengan dibukanya kembali acara diba’ dan tahlil kubro ini nampak rasa antusias dari ratusan jama’ah yang hadir dari berbagai penjuru ranting yang ada di wilayah kecamatan Ngoro ini. Turut hadir dalam kegiatan ini PAC Fatayat NU, MWCNU Kecamatan Ngoro, Ketua Ranting Muslimat sekecamatan Ngoro, Banom NU, Kepala Desa Sedati beserta perangkatnya dan tamu kehormatan ibu Nyai Hj. Nur Imamah dari bangil sebagai penceramah.

 

Bapak Alwi, selaku kepala desa sedati mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak atas terlaksananya kegiatan kubroan ini yang begitu luar biasa yang bertempat di desa yang dipimpinnya saat ini, beliau juga meminta maaf kepada para hadirin semua apabila tempat yang ditempatinya ini belum sempurna karena rencananya pendopo ini adalah sebagai kantor pemerintahan desa sedati yang baru, kepala desa juga mewakili dari para panitia memohon doa restu agar supaya kantor yang baru ini segera cepat selesai dan bisa menjadi tempat yang amanah dan barokah.

 

Ketua MWCNU Kecamatan Ngoro, bapak KH. Marzuki Nur memberikan sambutan dalam acara kubroan muslimat ini beliau mengatakan rasa bangganya melihat banyaknya para jama’ah yang hadir setelah libur lama semenjak adanya pandemi, beliau juga menghimbau kepada para hadirin untuk selalu mengupayakan dan mengistiqomahkan kegiatan istighosah. Karena di dalam istighosah merupakan ikhtiyar kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan selalu memperbanyak membaca sholawat nabi.

 

Mauidloh hasanah disampaikan oleh Ibu Nyai Hj. Nur Imamah. Beliau berpesan kepada para jamaah, meskipun masa pandemi sudah berkurang kita jangan lupa untuk selalu membaca sholawat tibbil qulub, karena barokahnya sholawat tersebut bisa menyelamatkan kita dari wabah virus corona dan sejenisnya yang tahun kemarin sempat mengancam jiwa seluruh umat di dunia. Beliau juga menghimbau agar kita jangan terlalu takut kepada virus corona walau sebenarnya virus tersebut itu ada, akan tetapi kita harus tetap mencegahnya dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah diantaranya ialah selalu menjaga kebersihan, memakai masker dan lain sebagainya, itu semua merupakan bentuk ikhtiyar kita.

 

Acara berjalan dengan lancar walau suasana mendung yang menyelimuti lokasi kegiatan, protokol kesehatan pun diterapkan oleh para panitia guna untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (Hasan-Ngoro)

Related Posts

NU Online Mojokerto