PAC IPNU IPPNU Kecamatan Dlanggu Resmi Dilantik, Ini Pesan dan Harapan PC IPNU Kabupaten Mojokerto

Dlanggu, NU Online Mojokerto РPengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Dlanggu Masa Khidmat 2021-2023 secara resmi dilantik di Aula Kecamatan Dlanggu, Mojokerto pada Minggu (30/01/2022) pagi.

 

Pelantikan dan Rakerancab I bertemakan `Melebur Perbedaan, Bergerak Membangun Kesinergian dalam Komitmen PAC dengan Berpedoman Aswaja` ini berjalan lancar dan khidmat. Selain itu, kegiatan ini digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

 

Atas terselenggaranya pelantikan dan rakerancab I ini, selain ketua PAC IPNU Dlanggu, ketua PC IPNU Kabupaten Mojokerto juga mengungkapkan harapannya untuk PAC IPNU IPPNU Kecamatan Dlanggu dua tahun kedepan agar tetap aktif, progresif dan sinergitas.

 

“Harapan saya untuk kepengurusan baru PAC IPNU IPPNU kecamatan Dlanggu dalam dua tahun kedepan diharapkan bisa aktif, progresif, dan sinergitas ini sangat perlu dibentuk. Aktif mulai dari kepengurusan hingga keanggotaannya dalam berkhidmat di organisasi dan berperan di masyarakat ini sangat diperlukan untuk kader-kader dan pengurus-pengurus IPNU IPPNU Dlanggu yang baru,” terangnya.

 

Kemudian progresif dalam artian membentuk dan menghidupkan kegiatan-kegiatan keagamaan wabil khusus IPNU IPPNU ditingkat ranting dan juga komisariat yang saat ini sedang gencar-gencarnya digerakkan oleh Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Mojokerto.

 

“Serta saya berharap rekan rekanita IPNU IPPNU Kecamatan Dlanggu bisa membuka fokus juga untuk menghidupkan IPNU IPPNU di lingkungan sekolah dan pondok pesantren. Lalu sinergitas ini sangat diperlukan baik dengan stepgorder yang ada, pemerintahan, alumni, dan juga orang-orang yang memang mempunyai kapasitas peran di lingkungan masyarakat untuk menunjang dan juga memberikan kemudahan untuk jalannya setiap kegiatan IPNU IPPNU kecamatan Dlanggu,” ujarnya.

 

Dia juga berpesan dalam menjalankan roda organisasi kader pastinya tidak luput dengan dinamika organisasi. Pasti ada problematikan internal antar pengurus atau dengan antar lembaga organisasi, entah itu bersinggungan dengan internal atau dengan kader-kader yang lain. Sehingga diperlukan penanaman mindset bahwasannya problem ini harus diselesaikan, problem itu bisa diselesaikan dengan cara tabayyun itu yang menjadi identitas kita sebagai generasi muda Nahdlatul Ulama.

 

“Setiap problem dapat diselesaikan dengan cara tabayyun maka dari itu mindset yang dapat kita tanamkan yaitu kita sebagai generasi muda tidak boleh untuk mudah menyerah, kabur dari permasalahan misalnya, kita harus bisa menghadapi permasalahan itu dengan menyelesaikannya,” pungkasnya.

 

Kontributor LTN NU Dlanggu : Reksi Hayuningjati

Related Posts

NU Online Mojokerto