Home / Lembaga Falakiyah (LFNU)

Sabtu, 2 Juli 2022 - 00:42 WIB

Haji Itu Di Arofah, Bukan Di Nusantara

Baru baru ini muncul tulisan yang kontroversial atas nama Nasrudin Hoja yang mengkritik keputusan Pemerintah Indonesia yang menetapkan Idul Adha berbeda dengan keputusan Pemerintah Saudi yang menetapkan Idul Adha Jatuh pada hari Sabtu (9 Juli 2022), sedang pemerintah Indonesia menetapkan pada hari Ahad (10 Juni 2022).

Nasrudin Hoja, yang dalam tulisan tulisannya identik dengan idiologi HTI ini, menyatakan keanehan hasil Rukyat Pemerintah Indonesia.

“Aneh, sudah ada hadits haji itu di Arafah, rukyat yang dipake rukyat Amir Makkah, eh ini maksain rukyat sendiri. *Akhirnya harinya beda*, tulisnya.

Menyikapi pernyataan itu, Gus Syamsul Maarif, Ketua PC. Falakiyah NU Kabupaten Mojokerto justru menyatakan rasa keanehannya pada pernyataan Nasrudin Hoja ini,

“Memang benar, waktu haji itu didasarkan hasil rukyat Amir Makkah. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan –antara lain– oleh Imam Abu Dawud, nomor hadis 2340 (dalam versi teks _al-Maktabah al-Syamilah_). Kenapa harus pake rukyat Amir Makkah? Kok tidak pakai rukyat Nabi dan penduduk Madinah saja? Ya jelas toh … karena lokasi manasik haji itu di Makkah. Coba di Madinah, tentu Nabi tidak akan menyuruh pake rukyat Amir Makkah.” Jelasnya.

Baca Juga:  Lembaga Falakiyah NU Kab. Mojokerto Siap Gelar Rukyatul Hilas Sesuai Prosedur 

“Bahkan andai lokasi manasik haji itu di Jabon Mojoanyar, yang bakalan muncul dalam hadis adalah rukyat Bupati Mojokerto … haa haa haa” lanjutnya.

Menurut Pria yang juga jadi  Wakil PW  Falakiyah Jawa Timur ini, sejatinya hadis tersebut mengandung isyarat bahwa moment kemunculan hilal itu bisa berbeda antar dua tempat yang jaraknya jauh, meskipun yang satu di selatan dan yang lain di utara (seperti antara Makkah dan Madinah yang dipisah jarak sekitar 400 kilometer). Secara ilmu falak astronomi, fenomena seperti ini benar, tidak salah.

Karena itu, Ibnu Abbas yang tinggal di Madinah menolak memedomani hasil rukyat awal Ramadhannya khalifah Mua’wiyah dan penduduk negeri Syam. Ibnu Abbas memilih memedomani hasil rukyat penduduk Madinah sembari menegaskan: _“Begitulah Rasulullah SAW menyuruh kami”_ (Hadis riwayat Imam Muslim nomor 2580; Imam Abu Dawud nomor 2334; Imam al-Tirmidzi 693; dan Imam al-Nasa-i nomor 2421)

Baca Juga:  Wisata Edukasi Falakiyah, PC LFNU Kabupaten Mojokerto Ajari 300 Siswa MTs Unggulan Roudlotun Nasyiin Rukyatul Hilal Awal Bulan Sya'ban di Bukit Condrodipo Gresik

Dan tentang pertanyaan, apakah muslimin di seluruh dunia wajib ber-Puasa Arafah pada HARI yang sama dengan HARI Wukuf di Arafah? Gus Syamsul menjawab wajib. Tapi bukan sama _“hari pekanan”_ nya, melainkan sama _“hari bulanan”_ nya, yakni pada hari ke 9 Zulhijjah di negeri masing-masing.

“Yang di Makkah, ya pada hari ke 9 Zulhijjah di Makkah. Yang di Selandia Baru, ya pada hari ke 9 Zulhijjah di Selandia Baru, dst”

“Orang Indonesia yang ingin puasa pada _“hari pekanan”_ yang sama dengan Makkah, wah gampang banget. Segera beli tiket, dan terbang ke Makkah. Mumpung masih ada waktu. Kalau sudah di sana, bukan hanya puasa Arafahnya yang sama _hari pekanan_nya dengan orang Makkah, tetapi juga waktu sahur dan berbukanya, waktu salat lima waktunya, dan lain-lain”

“Saya? Wah, saya di Nusantara saja. Saya ikut Amir Nusantara. Hahhaa … _gitu aja kok repot “

Share :

Baca Juga

Lembaga Falakiyah (LFNU)

Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama Kabupaten Mojokerto Adakan Persiapan Menuju Rukyatul Hilal 1 Syawal 1443H

Lembaga

Amati Gerhana Matahari Cincin, LFNU Pilih Dam Lebak Jabung Tempat Pengamatan

Lembaga

Kemenag dan LFNU Kabupaten Mojokerto Gelar Rukyatul Hilal Awal Bulan Dzulhijjah 1441 H, Ini Hasilnya

Banom

LFNU Kabupaten Mojokerto Ajak Masyarakat Intip Gerhana Matahari Cincin

Lembaga Falakiyah (LFNU)

Lembaga Falakiyah NU Kabupaten Mojokerto Adakan Rukyatul Hilal Awal Bulan Syawal 1443 H di PP Al-Amin Mojokerto

Lembaga Falakiyah (LFNU)

Lembaga Falakiyah NU Kab. Mojokerto Siap Gelar Rukyatul Hilas Sesuai Prosedur 

Lembaga Falakiyah (LFNU)

Hilal di Lebak Jabung Tak Terlihat

Lembaga Falakiyah (LFNU)

Wisata Edukasi Falakiyah, PC LFNU Kabupaten Mojokerto Ajari 300 Siswa MTs Unggulan Roudlotun Nasyiin Rukyatul Hilal Awal Bulan Sya’ban di Bukit Condrodipo Gresik