Songsong Ramadan, PCNU Kabupaten Mojokerto Gelar Rapat Gabungan. Ini Hasilnya..

 

NU Online Mojokerto – Menjelang Ramadan, PCNU Kabupaten Mojokerto menggelar rapat gabungan unsur Syuriah dan Tangidziyah pada Senin sore (28/03) di Wisma NU.

Tampak hadir dalam rapat terbatas tersebut, KH. Jamzuri Syarif, KH. Abd Adzim Alwi dan pengurus Syuriah maupun tanfidz.

Dalam Khutbah Iftitah, Rais Syuriyah PCNU, KH. Jamzuri Syarif menyatakan semua Pengurus Harian adalah motor utama organisasi, sehingga harus selalu berikhtiar untuk menjadi Uswatun Hasanah.

KH. Jamzuri Syarif juga berpesan agar senantiasa menjaga keseimbangan antara konsistensi dan komitmen untuk melaksanakan agenda agenda organisasi. Komitmen tidak dibarengi konsistensi akan terasa hambar, sebaliknya konsistensi tanpa dibarengi dengan komitmen akan menjadi pudar.

 

Selain konsistensi, Kyai Jamzuri juga mengingatkan agar terus menjaga kedisiplinan dalam berorganisasi. Sebab kedisiplinan adalah kunci kesuksesan untuk menyelaraskan program amanat Musykercab

” hendaknya kita selalu ditajdid soal kedisiplinan ini. Karena kedisiplinan itu bersifat Yazidi wa yanqush, kadang bertambah, kadang berkurang” terang KH. Jamzuri Syarif, Rais PCNU Kabupaten Mojokerto.

KH. Abd. Adzim Alwi, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto menambahkan, bahwa dalam menjalankan amanah program harus mengarus utamakan membangun keseragaman, keserasian dan kesepahaman.

Sebab, kata alumnus PP. Ploso Kediri ini, tiga hal ini akan memudahkan kita untuk membawa NU menjadi jam’iyah yang memberikan khidmat (layanan) nya pada jamaah (umat).

“Semua Lembaga, Banom dan Struktur NU (MWC, Ranting dan Anak Ranting) hendaknya mendasarkan program pada tiga kata kunci di atas” ucap KH. Abd. Adzim Alwi.

Selanjutnya, beberapa keputusan rapat gabungan tersebut, menurut Gus Zamroni, Wakil Sekertaris PCNU Kab. Mojokerto memutuskan beberapa kesepakatan,

Pertama, terkait Ramadhan 1443 H, PCNU Kabupaten Mojokerto menyerukan semua struktur NU berperan aktif dan melibatkan diri dalam semua kegiatan kemasyarakatan di bulan puasa, seperti Tarawih, Tadarrus, Pengajian, pembagian takjil, pengelolaan zakat dan lain sebagainya.

Kedua, syiar dilingkungan Kantor PCNU Mojokerto dalam bulan Ramadhan akan diisi dengan kegiatan pengajian sebelum berbuka yang diasuh oleh para Kyai jajaran Syuriyah PCNU di Masjid Nahdlah el-Muttaqien disertai dengan pemberian takjil.

Ketiga, Untuk Kelanjutan pembangunan gedung Badan Otonom akan segera di lakukan langkah-langkah strategis percepatan, sehingga pada bulan Juli 2022 gedung tersebut sudah selesai dan siap di tempati.

Usai menghasilkan point’ point’ musyawarah, selanjutnya acara ditutup dengan doa oleh Kyai Ismail Sahal.

Related Posts

NU Online Mojokerto