NU Online Mojokerto – PCNU Kabupaten Mojokerto terus mempersiapkan konfercab yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang. PCNU Kabupaten Mojokerto menggelar rapat koordinasi dengan pengurus MWCNU dan Lembaga pada Sabtu (19/08/23).
Tampak hadir dalam rapat tersebut, KH. Abd. Adzim Alwi, Gus Taufik, KH. Ahmad Siddiq, Gus Sadulloh Syarofi, H. Shobirin, Ketua MWCNU dan Ketua Lembaga.
Menurut KH. Abd. Adzim Alwi, rapat koordinasi bertujuan untuk persiapan Konfercab yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang. KH. Abd. Adzim Alwi meminta kepada semua pihak untuk mengikuti persyaratan yang diminta oleh PBNU agar konfercab bisa berjalan sukses. Salah satunya yaitu tertib administrasi.
Gus Sadulloh Syarofi, menambahkan bahwa tugas lembaga dalam menyongsong persiapan Konfercab adalah melakukan pelaporan kegiatan selama satu periode. Dalam pelaporan ini, lembaga diberi format pelaporan yang sama. Sehingga tidak bingung dalam melakukan laporan.
Gus Taufik meminta kepada lembaga untuk melaporkan tiga hal yakni keuangan, program kegiatan dan inventaris. Gus Taufik meminta kepada lembaga untuk segera melaporkan sebelum konfecab.
Dalam kesempatan dialog, H. Masrukhan, Ketua LP. Ma’arif bertanya terkait keuangan lembaga,
“bila mengalami minus apakah PCNU akan menanggung? Juga bila dalam pelaporan mengalami surplus, apakah uang dikembalikan ke PCNU atau ke lembaga sendiri?” Tanya H. Masrukhan.
Rapat pun berlangsung gayeng. Baik KH. Abd. Adzim Alwi, Gus Taufik, KH. Ahmad Siddiq maupun Gus Sadulloh Syarofi saling memberikan jawaban dari berbagai pertanyaan peserta rapat koordinasi.










