Pungging, NU Online Mojokerto– Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al-Barra atau yang akrab disapa dengan Gus Barra menyambut hangat pelaksanaan Pembukaan Halaqah Nasional Qonun Asasi Nahdlatul Ulama yang digelar di Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutannya, Gus Barra menegaskan bahwa Qonun Asasi yang dirumuskan oleh Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari merupakan prinsip dasar dan panduan moral spiritual yang sangat vital bagi warga Nahdliyin dalam berorganisasi maupun berkehidupan berbangsa dan bernegara.
“Qonun Asasi menjadi pedoman bagi kita semua tentang bagaimana menjadi warga Nahdlatul Ulama yang sesungguhnya. Ia bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan petunjuk arah dalam menjaga ukhuwah, merawat tradisi keilmuan, dan mengabdi kepada agama serta bangsa,” ujar Gus Barra.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para ulama, kiai, dan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur yang hadir dan mempercayakan Mojokerto sebagai tuan rumah forum ilmiah dan kebangsaan ini.
Gus Barra menambahkan bahwa di tengah tantangan era modernisasi dan perubahan zaman yang begitu cepat, nilai-nilai yang terkandung dalam Qonun Asasi tetap relevan sebagai benteng moral dan penguat ikatan silaturahim antarelita maupun akar rumput Nahdliyin.
“Nilai-nilai keilmuan, persaudaraan (ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, ukhuwah basyariyah), dan kesetiaan pada ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah harus terus kita hidupkan. Kami di pemerintah daerah sangat mendukung ruang-ruang dialog keilmuan seperti halaqah ini demi terciptanya kedamaian dan kemaslahatan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan Halaqah Nasional ini turut dihadiri oleh Ketua PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Ketua PWNU Jawa Timur KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun), para pengurus PCNU se-wilayah Mojokerto dan sekitarnya, serta jajaran alim ulama dan tokoh masyarakat.
Melalui halaqah ini, diharapkan rumusan dan penemuan naskah utuh Qonun Asasi NU mampu mengukuhkan kembali sanad keilmuan dan perjuangan para pendiri (muassis) NU dalam mengawal perjalanan bangsa menuju masa depan yang diratai keberkahan. (Tsy)












