Rayakan Hari Lahir Bersama, GP Ansor dan Fataya NU Kecamatan Pacet Gelar Sajak Cinta

Pacet, NU Online Mojokerto –

Dalam rangka memperingati hari lahir GP Ansor ke 88 dan hari lahir Fatayat ke 72, Pimpinan Anak Cabang GP Ansor beserta Fatayat NU Kecamatan Pacet adakan perayaan hari lahir bersama (24/04/22). Bertempat di Graha NU Pacet, acara dihadiri oleh kisar seratus tamu undangan.

Sebelum itu, sejak tanggal 20 April 2022, seluruh ranting Fatayat NU lakukan aksi kibar bendera di setiap ranting masing-masing. Ketua PAC Fatayat NU Pacet, Sahabat Hanik Muniah, menyampaikan bahwa  pengibaran bendera ini dilaksanakan sebagai bentuk rangkaian peringatan hari lahir Fatayat NU ke 72 yang dilaksanakan oleh PAC Fatayat NU Kecamatan Pacet sebelum memasuki puncak acara yakni, Sajak Cinta. Selain itu Sahabat Hanik mengungkapkan harapannya agar seluruh kader dapat merefleksikan peringatan harlah ini sebagai penambah motivasi dalam berkhidmat.

“Kegiatan ini bukan sekadar Formalitas belaka, namun saya harapkan seluruh kader dapat merefleksikan peringatan harlah ini sebagai penambah motivasi dalam berkhidmat.” Pungkas Sahabat Hanik Muniah.

Puncak acara harlah digelar dengan bertajuk Sajak Cinta. Dalam Sajak Cinta ini hadir pula Ketua MWCNU Kecamatan Pacet beserta Rois Syuriah MWC NU Pacet. Bapak Agus Santoso, selaku Ketua MWC NU Kecamatan Pacet menyampaikan agar seluruh kader GP Ansor dan Fatayat NU harus tetap menjaga keharmonisan dan kekompakan dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Pak Agus, sapaan Ketua MWC NU Kecamatan Pacet, juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kekompakan PAC GP Ansor dan Fatayat NU Pacet pada kegiatan ini.

“Organisasi dibentuk untuk mewadahi dan menyatukan, bukan untuk tempat bermusuhan. Untuk itu jaga kekompakan dan keharmonisan. Kebersamaan ini adalah kebanggaan bagi MWC NU Pacet, saya berharap kebersamaan ini bukan hanya berakhir di momen ini namun juga berlanjut untuk kedepannya.” Tegas Beliau.

Selain itu Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Pacet, KH Abdul Jamil turut memberikan sambutan dan menyampaikan bahwa menjadi pengurus GP Ansor dan Fatayat NU harus ekstra sabar dan ikhlas

“Sahabat sahabat, menjadi kader Ansor dan Fatayat itu berarti ditakdirkan Allah menjadi orang baik. Tetap Istiqomah, Sabar dan Ikhlas dalam berkhidmat di Ansor dan Fatayat, karena sahabat sahabat sekalian adalah orang pilihan yang ditakdirkan Allah menjadi Orang Baik.” Tegas Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Pacet.

 

Kontributor: Y. Sahril S

Editor: Etika Nurmaya

Related Posts

NU Online Mojokerto