Puri, NU Online Mojokerto – Setelah pelantikan pengurus beberapa bulan lalu, PC. Muslimat NU Kabupaten Mojokerto langsung melaksanakan rapat kerja pertama pada Ahad pagi (23/10) di rumah dinas Wakil Bupati Mojokerto.
Menurut Atik Furoidah, Ketua Panitia, Rapat Kerja diikuti 110 orang sesuai dengan undangan yang telah diberikan. Peserta berasal dari Pengurus PC Muslimat, PAC Muslimat, dan tamu undangan.
Dari pantauan dilapangan, tampak hadir KH. Abd. Adzim Alwi Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, Gus Bara selaku Ketua Ansor dan Wakil Bupati, Bu Nyai Aslikhatul Mahmudah S.Pd, M.Pd Ketua PC. Muslimat
serta anggota pengurus PAC Muslimat se-Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutannya, Ketua PC. Muslimat NU, Hj. Aslikhatul Mahmudah S.Pd, M.Pd menyampaikan sejumlah program ideal yang hendak dimatangkan dalam program kerja. Misalnya dalam bidang keorganisasian, akan melakukan pendataan anggota dengan digitalisasi. Diketahui bahwa jumlah anggota Muslimat se-Kabupaten Mojokerto berjumlah 80 ribu anggota. Namun data itu belum valid. Ke depan akan dilakukan pemotretan satu persatu ke seluruh anggota oleh operator yang akan direkrut.
Dalam bidang ekonomi, Hj. Aslikhatul Mahmudah menjelaskan bila PC. Muslimat memiliki Klinik An-Najah. Tetapi diperlukan pembenahan-pembenahan. Dan di Raker ini akan dimusyawarahkan klinik itu diteruskan atau dihentikan sama sekali. Selain klinik an-Najah, PC. Muslimat juga memiliki Koperasi an-Nisa. Dan berencana pula untuk mendirikan BMT Muslimat.
” Kita juga punya Koperasi an-Nisa. Termasuk juga perlu pembenahan. Kita juga ingin mengembangkan BMT Muslimat. Banyak anggota Muslimat ini orang orang punya. Biar uangnya ditabungkan di BMT Muslimat” terang warga Puri itu.
Begitupun dalam dunia Pendidikan, Menurut Pengawas Pendidikan Kabupaten Mojokerto itu, PC. Muslimat memiliki banyak lembaga pendidikan. Tetapi ada beberapa lembaga sekolah yang sudah dihilangkan peran Muslimat sebagai pemiliknya. “Ini juga perlu kita benahi. Sebab ada sekolah karena merasa tidak diopeni oleh Muslimat, akhirnya status kepemilikan Muslimat dihilangkan” terangnya.
Di bidang sosial, PC. Muslimat yang baru, selain meneruskan program program santunan kepada Yatim dan fakir miskin sebagaimana program pengurus sebelumnya, direncanakan akan membangun rumah lansia. Dan di bidang dakwah, Hj. Aslikhatul juga ingin mencetak 1000 Hafidz Hafidzah. “Yang kita jaring TPQ TPQ, dan untuk pembinanya kita kerjasama dengan JQH dan JHQ” ujarnya optimis.










