Gelar PKD, Ansor di Mojokerto Diminta Jadi Kader Jiwa Patriotisme yang Tinggi

Gelar PKD, Ansor di Mojokerto Diminta Jadi Kader Jiwa Patriotisme yang Tinggi

Pacet, NU Online Mojokerto- Kuatnya Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pacet karena kuatnya 20 ranting. Pimpinan Anak Cabang (PAC) akan otomatis hidup karena adanya ranting yang setia istiqomah mengamalkan amaliyah-amaliyah NU. Kader ansor yang siap berkhidmah, berguna dan bermanfaat.

Hal ini disampaikan oleh ketua pelaksana, Ahmad Muslich Abbas saat menyampaikan sambutan di acara opening ceremony PKD yang diselenggarakan oleh PAC GP Ansor Pacet di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (06/11). Tema yang di usung yakni ‘Membentuk Kader yang Kuat Berorganisasi dan Istiqomah Beramaliyah’.

Menurut Abbas, PKD tahun ini diikuti oleh 71 peserta murni dari Kecamatan Pacet.

“Untuk sementara ini kita tidak membuka dari luar Kecamatan Pacet, semua murni peserta internal,” tutur sekretaris PAC GP Ansor Kecamatan Pacet.

Sejalan dengan itu Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Ali Moh Nasih menyampaikan, turun-temurun GP Ansor dilahirkan salah satunya adalah membentuk patriotisme dalam dada dan jiwa generasi muda, dalam hal ini khususnya di pemuda-pemuda NU dari tahun 1932-1934 tercetusnya GP Ansor yang saat itu dipimpin oleh KH Thohir Bakri.

“Seiring perjalanannya dari GP Ansor yang ada pra kemerdekaan dan pasca kemerdekaan. ada 2 hal yang bisa kami tangkap, yakni pembentukan leader persiapan pemimpin masa depan melalui GP Ansor, serta pembentukan patriotisme sebagai da’watus subyan pada saat itu,” ungkap Gus Ali sapaan akrabnya.

Tak hanya itu, pada jiwa sahabat ansor patriotisme ini terbangun yakni kekuatan perjuangan sebagai bentuk kesadaran umat kepada keagamaan tanpa perintah dan menerima perintah.

“Sudah saatnya kita harus bergerak jika di daerah sahabat-sahabat ada bendera ansor dan bendera NU, khususnya ketika ada yang menyebarkan bendera tersebut, maka sahabat-sahabat inilah sebagai status GP Ansor yang harus melibatkan panji-panji NU,” pungkasnya.

Acara di akhiri dengan pembagian santunan anak yatim.

Tampak hadir di acara PKD ini pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Kecamatan Pacet, Anggota DPRD Jawa Timur, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Ketua MWC NU Kecamatan Pacet, ketua Ranting NU Desa Pacet.

Penulis: Yulia Novita Hanum