NU Online Mojokerto – Usai melaksanakan rangkaian Hari Santri Nasional yang melibatkan Lazisnu tingkat MWCNU se-Kabupaten Mojokerto beberapa minggu lalu, pada hari Rabu (30/11) menggelar evaluasi, laporan dan pembubaran panitia Hari Santri Nasional di Wisma PCNU Kab. Mojokerto.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua PC. Lazisnu, Gus Rofiuddin, dan Ketua Lazisnu MWCNU se-Kabupaten Mojokerto. Dalam pertemuan tersebut, juga diberikan hadiah kepada Lazisnu yang telah berprestasi dalam pengumpulan dana terbanyak untuk ditasyarufkan kepada umat,
“Kita tadi juga memberikan hadiah penghargaan kepada Lazisnu yang berhasil mengumpulkan dana paling banyak serta mentasyarufkan pada bulan sedekah bertepatan dengan Hari Santri Nasional kemarin. Untuk Lazisnu MWC yang paling banyak diperoleh oleh Gedeg, kemudian disusul Jetis dan Mojosari” terang Gus Rofiuddin.
Selain memberikan penghargaan kepada Lazisnu MWCNU yang berkategori paling banyak menerima dana dan pentasyarufannya, PC. Lazisnu juga memberikan penghargaan kepada Lazisnu yang paling bisa bekerjasama dengan lembaga lain. Diantara pemenangnya yakni Jatirejo, Kutorejo dan Dlanggu,
“Untuk Lazisnu yang bisa bekerjasama dengan baik pada lembaga lain, diantaranya diraih oleh Jatirejo, Kutorejo dan Dlanggu”ujar Gus Rofiuddin.
Harapannya dengan diadakannya penghargaan kepada Lazisnu dimasing masing MWCNU, akan menumbuhkan semangat berkompetisi dalam memajukan lembaga. “Agar masing masing lembaga siap berkompetisi memajukan lembaga masing masing dalam bidang Infak dan Sedekah serta Zakat” tutur Ketua PC. Lazisnu itu.












