Bangga, Kabupaten Mojokerto Menjadi Tuan Rumah Buka Bersama CBP KPP se-Jawa Timur

Sooko, NU Online Mojokerto –

Kabupaten Mojokerto didapuk menjadi tuan rumah pelaksanaan buka bersama Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) se-Jawa Timur pada Ahad (17/04/2022).

 

Kegiatan yang diprakarsai oleh Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) CBP KPP Jawa timur ini bertempat di Lantai 2 Wisma PCNU Kabupaten Mojokerto.

 

Setelah sempat terhenti selama 2 tahun akibat pandemi Covid19, kegiatan rutinan ini kembali dimulai dengan memilih Kabupaten Mojokerto sebagai tuan rumah pelaksana. Hal ini tentunya sangat membahagiakan terkhusus bagi kabupaten Mojokerto karena kegiatan buka bersama DKW CBP KPP Jawa Timur ini biasanya dilaksanakan di Kantor PWNU Jawa Timur dari tahun ke tahun.

 

“Ya.. tentunya sangat senang sekali, mengingat ini merupakan pelaksanaan buka bersama perdana CBP KPP se-Jawa Timur setelah penundaan 2 tahun akibat covid19. Terlebih lagi kegiatan yang biasanya dilaksanakan di kantor PWNU Jawa Timur kali ini dilaksanakan di Kabupaten Mojokerto,” ujar M. Bagus Sulaiman selaku ketua PC IPNU Kabupaten Mojokerto.

 

Kegiatan yang diikuti oleh 300 peserta dari 44 Kabupaten/kota se-Jawa Timur ini dimulai dengan buka bersama yang kemudian dilanjutkan dengan sholat tarawih berjamaah. Selain buka bersama, dalam kesempatan kali ini juga dilaksanakan kegiatan Historical Symposium, yakni menelisik sejarah terbentuk dan berkembangnya CBP KPP mulai dari tingkat wilayah hingga kedaerahan dengan mendatangkan para pelaku sejarah pada masanya.

 

Komandan DKC KPP Kabupaten Mojokerto Lailatul Qomariyah sangat menghargai sejarah, menurutnya dalam sejarah mengandung perjuangan penting bagi kelangsungan CBP KPP. “Saya sangat menghargai betul dengan sejarah, karena didalamanya terdapat perjuangan-perjuangan yang memiliki makna penting untuk CBP KPP hari ini,” Ujarnya. “Oleh karena itu, saya sangat berharap betul kalau momen terbaik tidak hanya dijadikan nostalgia semata, melainkan CBP KPP harus melek bahwa hari ini CBP KPP bukan hanya sebagai lembaga pengekor sejarah tapi harus mampu mencetak sejarahnya sendiri dan mampu menjawab tantangan zaman.

 

Kontributor: Dwi Ninik S.

Related Posts

NU Online Mojokerto