Penutupan Sementara Ngaji Selosoan Hadirkan Qori’ Gus Taufiq Sekertaris PCNU Kabupaten Mojokerto

Mojosari, NU Online Mojokerto – Ngaji Selosoan setiap hari Selasa malam rutin digelar satu minggu sekali. Rutinan Ngaji Selosoan sudah berjalan kurang lebih 3 tahun. Ngaji Selosoan kali ini digelar pada Selasa (29/03/2022) bertempat di Masjid Al Mardiyah, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto yang juga menjadi ngaji penutup sementara sebelum bulan Ramadhan.

 

Seperti biasa banyak sekali kegiatan yang menjadi rangkaian dari Ngaji Selosoan. Pada pagi hari kegiatan dibuka dengan pembacaan khotmil qur’an dari JQHNU Mojosari sampai dengan Dhuhur.

 

Pada sore harinya tepatnya Ba’da Ashar ada pengobatan gratis yang digelar oleh relawan Basada Mojosari, biasanya pengobatan gratis dibuka sampai dengan pukul 17.00 WIB.

 

Hadir dalam acara tersebut perwakilan banom dan lembaga NU, mulai dari Pagar Nusa, IPNU IPPNU, Fatayat, Ansor, Muslimat, LAZISNU, JQHNU, Basada, Bagana, Banser serta warga nahdliyyin setempat.

 

Pada malam harinya tepatnya pukul 19.35 WIB masuk ke acara inti dan diawali dengan pembacaan istighosah dari tokoh masyarakat setempat. Setelah istighozah dilanjutkan dengan kegiatan santunan anak yatim oleh LAZISNU Mojosari. Pada pukul 20.20 WIB Ngaji Kitab Nashoihul Ibad dimulai dengan Gus Taufiq M.Pd dengan Sekertaris PCNU Kabupaten Mojokerto sebagai Qori’.

 

Dalam Ngaji Kitab Nashoihul Ibad tersebut Gus Taufiq juga sedikit menyinggung tentang kelangkaan minyak goreng yang melanda masyarakat Indonesia terkhusus kaum ibu-ibu.

 

“Wong-wong sakniki niku katah mikir nduyo daripada mikir akhirat e, nopo maleh ibuk-ibuk sakniki akeh-akeh e mikiri sembarang kaler e larang, minyak larang, gulo larang (Orang-orang sekarang ini banyak memikirkan dunia daripada akhiratnya, apalagi ibuk-ibuk sekarang ini kebanyakan memikirkan berbagai kebutuhan pokok yang mahal, seperti minyak yang mahal, dan gula),” terangnya.

 

Beliau juga menjelaskan jika mengingat mati itu bisa jadi motivasi untuk terus berbuat baik maka jangan menunda untuk selalu berbuat baik agar ketika kita nantinya kembali kepada Allah SWT juga dalam keadaan baik.

 

Pukul 21.10 WIB Ngaji Kitab Nashoihul Ibad sudah selesai dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab lalu ditutup dengan pencerahan dan do’a oleh Gus Ahmad Ahdal Shidqullah Amin koordinator Ngaji Selosoan.

 

Kontributor : Mila Agustin

Related Posts

NU Online Mojokerto