NU Online Mojokerto – Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto bekerjasama dengan Forum Komunikasi Diniyah Takmiriyah menggelar Pekan Olah raga dan Seni Diniyah (Porsadin). Pembukaan acara pada hari jum’at (05/8) di Gedung Olah Raga Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.
Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten mojokerto, Kepala Dispupporapat Mojokerto, Ketua KONI Mojokerto, PCNU Kabupaten Mojokerto, Ketua FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Mojokerto, Pengasuh Pondok Pesantren Anahdliyah Mengelo, serta tamu undangan.
Acara pembukaan diawali dengan penampilan tari sufi dan tari Jafin. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan.
Pada sambutannya Ketua plt Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto menyatakan bahwa dasar diselenggarakannya Pekan Olah raga dan Seni Diniyah (Porsadin) adalah UU nomer 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional , yang ke dua peraturan pemerintah 55 tahun 2007 tentang pendidikan agama dan keagamaan, serta anggaran dasar dan rumah tangga Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah.
Ardi Sepdianto menjelaskan bahwa tujuan diadakannya porsadin ini adalah yang pertama menggali dan mengembangkan potensi santri madrasah diniyah ta’miriyah melalui bakat dan minat, yang kedua membangun sinergi dan ikatan silaturrahmi antar madrasah diniyah ta’miriyah dalam rangka meningkatkan peran fungsi pendidikan diniyah sebagai penguatan pembentukan karakter dan penyempurna bangsa, yang ketiga memperkuat peran fungsi dan posisi organisasi forum komunikasi diniyah ta’miriyah (FKDT) sebagai wadah ikatan silaturrahmi madrasah diniyah ta’miriyah
Masih menurut Plt Dinas Pendidikan Mojokerto itu, sasaran dari program ini adalah para santri dan Lembaga Diniyah Ta’miriyah se-Kabupaten Mojokerto. Ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintahan Kabupaten Mojokerto karena telah men-support penuh kegiatan Porsadin ini. (Hasan Ngoro)












