Warga Kesemen Rayakan Haul Mbah Junggo Jogoreso dan Mbah Wiro Djoyo Santiko dengan Pengajian Umum

Ngoro, NU Online Mojokerto –

Seseorang yang dianggap berjasa atau orang yang dipandang sebagai sesepuh di suatu daerah pastinya jasanya akan selalu di kenang oleh masyarakat bahkan mendapatkan tempat yang dimuliakan walau beliau sudah wafat.

Pada Selasa (22/03/22) malam warga Kesemen mengadakan Haul Mbah Junggo Jogoreso dan Mbah Wiro Djoyo Santiko yang ke-XVII, bertempat area pesarean di Dusun Kesemen Desa Kesemen Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.

Peringatan haul ini rutin diadakan oleh warga setiap setahun sekali, dipelopori oleh KH. Ahmadun Bashori selaku tokoh agama di desa tersebut, beserta tokoh pemuda Solehuddin, dan juga dari pihak Pemerintah Desa khususnya Anton Kurniawan selaku Kepala Desa Kesemen dan didukung oleh tokoh agama yang lainnya.

Tampak hadir tokoh agama, pejabat pemerintahan dan perangkat Desa Kesemen, pengurus ranting dan anak ranting NU Kesemen, beserta Banom NU dan elemen masyarakat sekitar.

Menurut Ustaz Khoiron selaku ketua panitia mengatakan bahwasannya acara ini bertujuan untuk kirim doa kepada leluhur dan pelaksanaanya pun selalu di bulan Ruwah (Sya’ban) tanggal 20 kalender Jawa atau 10 hari sebelum datangnya bulan suci Ramadhan.

“Pra acara dari panitia melaksanakan kegiatan pembacaan khotmil qur’an semalam suntuk dimulai bakda sholat isya’ sampai setelah subuh dan hingga khatam. Dilanjutkan malam ini (22/3) acara puncak yakni Pengajian Umum yang menghadirkan muballigh dari Mojokerto Kiai Mohammad Assa’dullah, yang sebelumnya diawali dengan pembacaan istighosah dipimpin oleh KH. Ahmadun Bashori,” jelas Ustaz Khoiron yang juga sebagai Modin Desa Kesemen.

Menurut Bapak Wagi dan Bapak Wiyanto selaku juru kunci pesarean mengatakan bahwasanya pesarean Mbah Junggo Jogoreso dan Mbah Wiro Djoyo Santiko ini sangat keramat sekali, dan tak ayal banyak peziarah yang datang baik warga lokal maupun warga yang dari luar daerah dengan tujuan ngalap barokahnya dengan mengirimkan doa-doa, ada juga yang sembari membaca Al Qur’an ketika berada di dalam area pesarean tersebut.

Di sekitaran pesarean ada bangunan musholla yang selalu istiqomah dibuat sholat berjama’ah yang dipandegani oleh Abah Sholeh Muhammad beserta kawula muda di Desa Kesemen.

Harapannya semoga dengan acara Haul Mbah Junggo masyarakat Desa Kesemen dan sekitarnya semakin guyub, rukun dan mudah mudahan selalu diberi kesehatan, umur panjang serta keberkahan rizki untuk bekal hidup sehari harinya.
Pewarta: Hasan-Ngoro

Related Posts

NU Online Mojokerto