Kita Tidak Sedarah Tapi Melebihi Saudara

Puri, NU Online Mojokerto — Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Puri menyempatkan untuk menjenguk sahabat Gianto yang sedang sakit. Upaya ini dilakukan seusai melaksanakan tugas pengamanan ziarah ke makam ulama dan makam tokoh-tokoh NU di Kecamatan Puri yang diselenggarakan oleh MWCNU Puri pada Senin (28/02/2022) sore.

Sahabat Giyanto, pria berumur 60 tahun kelahiran Dusun Pohgurih Desa Sumolawang ini merupakan sahabat (Banser) senior yang kurang lebih selama 9 bulan menderita sakit stroke. Untuk memberikan semangat, motivasi, serta doa untuk kesembuhannya, Satkoryon Banser PAC GP Ansor Puri menyempatkan untuk menjenguknya. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Sulistyohadi, Wakil Kepala Satkoryon Banser. “Ya, usai tugas pengamanan ziarah, atas petunjuk Kasatkoryon, kami menyempatkan untuk menjenguk sahabat senior kita yang sedang sakit.” Kata Ndan Sulis –biasa Sulistyohadi dipanggil.

“Sebenarnya ini sudah menjadi agenda kita beberapa waktu lalu untuk menjenguk beliau. Mumpung kegiatan Ziarah tokoh-tokoh NU ini berakhir di Desa Sumolawang maka sekalian kita agendakan menjenguk beliau.” Lanjut Ndan Sulis.

“Upaya ini (menjenguk orang sakit) sudah seperti menjadi keharusan bagi kami, khususnya di Ansor Puri yang tidak boleh ditingggalkan. Karena sebenarnya agama mengajarkan demikian bukan?,” Tutur Ndan Sulis.

“Tentu saja ini sebagai bentuk upaya kami, bentuk dukungan, bentuk doa atas kesembuhan beliau, keluarga kami. Bisa juga ini diartikan sebagai bentuk penghormatan kami kepada sahabat (banser) senior.” Lanjut Ndan Sulis.

“Semoga sahabat Gianto segera mendapatkan kesembuhan, diangkat penyakit yang dideritanya oleh Allah. Aamiin.” Doa Sahabat Banser Puri.

“Kita tidak sedarah tapi kita lebih dari saudara, semangat!” tutup Ndan Sulis.

Pewarta: Fahrul – Puri

Related Posts

NU Online Mojokerto