Home / Muslimat NU / Warta

Minggu, 9 Januari 2022 - 09:09 WIB

Jelang Konferensi, Ketua Muslimat Ajukan Kriteria Menjadi Ketua

NU Online Mojokerto – Setelah lama vakum dari kegiatan tahlil kubro, PC. Muslimat NU Kabupaten Mojokerto menggelar Tahlil Kubro kembali di Balai Desa Ngabar Kecamatan Jetis pada hari Ahad pagi (9/22).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bu Nyai Ismi Lathifah (Ketua PC. Muslimat), KH. Abd. Adzim Alwi (Ketua PCNU Kab. Mojokerto), H. Masduki Sabil (DPRD Jawa Timur), Gus Asaduddin, Pengurus Cabang dan Anak Cabang serta Ranting Muslimat se-Kabupaten Mojokerto.

Dalam kesempatan tersebut, Bu Nyai Ismi Lathifah menyampaikan program kegiatan dibawah kepemimpinan telah berjalan dengan baik. Banyak kegiatan telah dijalankan mulai dari tingkat PC hingga anak ranting. Bu Nyai Ismi Lathifah menyebut selain kegiatan raker juga kegiatan filantropi berupa pembagian santunan anak Yatim pada bulan Muharam yang sangat semarak di lingkungan Muslimat.

Baca Juga:  MWC NU Bangsal Salurkan Donasi Secara Langsung Ke Korban Erupsi

Selain itu, Bu Nyai Ismi Lathifah menekankan kepada semua anggota Muslimat agar terus berjibaku bersedekah untuk kesuksesan pembangunan kantor Muslimat yang terletak di Desa Kintelan, Puri. Beliau berharap agar persoalan pembangunan kantor segera terselesaikan.

Bu Nyai Ismi Lathifah juga mengingatkan bahwa sebentar lagi Muslimat punya agenda besar untuk menggelar Konferensi. Menyongsong konferensi ini, Bu Nyai Ismi Lathifah meminta kepada semua pengurus untuk memilih calon Ketua PC. Muslimat NU Kabupaten Mojokerto yang memiliki kemampuan keilmuan agama yang mumpuni sekaligus memiliki pendidikan yang tinggi. Sehingga, kata pengganti Bu Nyai Khodijah ini, organisasi Muslimat bisa berjalan dengan baik tertib dan maju.

Baca Juga:  Safari Ramadhan PAC Muslimat NU Trowulan, Ajak Jamaah Tingkatkan Semangat Kebersamaan dan Ukhuwah Islamiyah

Gus Asaduddin yang didapuk sebagai penceramah dalam kesempatan tersebut mengingatkan agar para ibu ibu Muslimat menjaga iman anak anaknya. Sebab ia teringat dengan perbincangan dengan seorang non Muslim. Ternyata non Muslim itu dari keluarga Muslim. Ia berpindah agama dikarenakan hubungan asmara. Gus Asad mengajak agar ibu ibu banyak tirakat agar iman putra putrinya dijaga Allah.

Senada dengan Gus Asaduddin, KH. Abd. Adzim Alwi juga mengingatkan kepada Ibu Muslimat untuk banyak tirakat dan wirid yang bisa menjaga anak anaknya agar menjadi anak yang Sholih dan Sholihah. (Is)

 

Share :

Baca Juga

Warta

Peresmian BMT NU Sooko, Hadirkan Cucu Syeikhona Kholil Bangkalan

Warta

Gebyar Asyuro 1443 H di Lebak Jabung Jatirejo

Warta

PAC IPNU-IPPNU Jatirejo Launching Buku PPKK di Hari Lahir IPNU ke 68

Warta

Pembagian SHU Sakinah ke-2 Kepada Ranting NU se-Kemlagi

Warta

Fatayat Jetis Gelar Konferensi Dan Pelantikan Ranting Serentak

Warta

Giat Remaja Masjid Raden Fatah Trowulan Peringati Maulud Nabi Muhamad dan Hari Santri

Warta

Ikhtiar Mencetak Generasi Qur’ani, SMPN 1 Mojoanyar Datangkan JQH Kecamatan Mojoanyar

Warta

Anggota DPRD Jatim Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan di Mojokerto