42 Mobil Semarakkan Kegiatan Ziarah Tokoh-tokoh NU di Kecamatan Puri

Puri, NU Online Mojokerto — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Puri melaksanakan kegiatan ziarah ke makam ulama dan makam tokoh-tokoh NU di Kecamatan Puri. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-99 Nahdlatul Ulama (NU). Sejumlah tujuh titik lokasi menjadi tujuan agenda ziarah pada Senin, (28/02/2022).

Tujuh titik lokasi antara lain sesuai rute dari selatan: (1) Makam Mbah Sayyid Mahmud Tirim Desa Plososari (2) Makam KH. Achmadi Muchsin – Desa Kintelan (3) Makam KH. Makmur Sa’dulloh, mantan Pj. Rais Syuriah PCNU Kab. Mojokerto – Desa Medali (4) Hj. Istatik Radliyah, mantan Ketua PC Muslimat NU Kab. Mojokerto – Desa Medali (5) Makam KH. Syamsul Ma’arif, mantan Ketua MWCNU Puri – Desa Mlaten (6) Makam KH. Muslich, mantan Ketua MWCNU Puri – Desa Banjaragung dan (5) Makam H. Arifin, mantan Ketua MWCNU Puri – Desa Sumolawang.

Jajaran Kiai di Kecamatan Puri menjadi pemimpin do’a bersama secara bergantian. Tak terkecuali KH. Abdul Adzim Alwy, tokoh NU di Kecamatan Puri yang saat ini menjabat sebagai Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto.

Ada pesan penting yang disampaikan kiai-kiai saat sebelum memimpin doa bersama. Diantaranya poin penting seperti yang disampaikan oleh Agus Zainal Abidin bahwa ulama-ulama dan tokoh-tokoh NU yang kita ziarahi hakikatnya tidaklah wafat. “Hakikat ulama yang sudah wafat sebenarnya beliau tidaklah wafat. Secara jasad beliau sudah wafat, akan tetapi secara ruh sebenarnya beliau-beliau masih hidup.” Kata Gus Zain –biasa Agus Zainal Abidin disapa.

“Kiai-kiai di awal tadi sudah banyak menyampaikan. Tapi saya ingin menyampaikan sedikit bahwa kita semua berkumpul di sini adalah momentum untuk belajar, mencari pembelajaran, mengambil ibrah dari tokoh-tokoh yang kita ziarahi. Mengapa beliau-beliau banyak yang menziarahi? Mendoakan? Apakah kita nanti ketika sudah wafat bisa seperti beliau-beliau? Banyak yang menziarahi, banyak yang mendoakan? Mari kita belajar.” Tutup Gus Zain.

Kegiatan tampak semarak. Sejumlah 40 mobil jenis pribadi dan 2 mobil Elf tampak beriring-iringan mengantarkan jamaah yang mengikuti kegiatan ini. Secara tak terduga kurang lebih 400 peserta dari delegasi ranting-ranting NU dan delegasi lembaga maupun Banom NU di kecamatan Puri mengikuti kegiatan ini.

H. Su’adi, Ketua Ranting NU Desa Kintelan yang dalam hal ini ditunjuk sebagai Ketua Panitia Ziarah menyampaikan bahwa acara ini insyaallah akan menjadi agenda tahunan pada momen Harlah NU di Kecamatan Puri.

“Kegiatan Ziarah ke makam tokoh-tokoh NU di Kecamatan Puri kali ini merupakan yang kedua dilaksanakan setelah tahun sebelumnya di momen yang sama juga dilaksanakan kegiatan seperti ini. Dan insyallah kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan.” Kata H. Su’adi.

Di kesempatan yang lain, H. Su’adi juga menyampaikan syukur bahwa kegiatan kali ini lebih kompak dari sebelumnya. “Alhamdulillah kegiatan ziarah tahun ini tampak lebih kompak dan semarak. Tentu ini tidak lepas dari semua keluarga besar NU di Kecamatan Puri; Ranting-ranting NU, Muslimat, Ansor, Banser, Fatayat, IPNU-IPPNU, ISHARI, LAZISNU, LDNU yang mendukung dan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.” Kata H. Su’adi.

“Meski cuaca tampak kurang mendukung dikarenakan hujan lebat khususnya di dua titik lokasi akhir namun tidak menyurutkan langkah keluarga besar NU di Kecamtan Puri untuk tetap khidmat mengikuti kegiatan ini. Meski begitu kami yakin sebenarnya hujan kali ini merupakan rahmat bagi kita semua.” Lanjut H. Su’adi.

“Kami dari Panitia mohon maaf atas segala kekurangan, semoga di kesempatan yang akan datang jauh lebih baik. Tutup H. Su’adi.

Pewarta : Fahrul — Puri

Related Posts

NU Online Mojokerto