Mahasantri Institut Pesantren KH. Abdul Halim Rutin Gelar Sholawat

Mahasantri Institut Pesantren KH. Abdul Halim Rutin Gelar Sholawat

NU Online Mojokerto – Mahasantri Institut Pesantren KH Abdul Chalim mengadakan kegiatan sholawat rutinan yang bertempat di Masjid Raya Institut Pesantren KH. Abdul Chalim pada hari Ahad (03/09/21).

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin mingguan oleh mahasantri putra maupun putri. Shalawat rutin ini dilakukan secara bergilir antara mahasantri putra dan putri, untuk mahasantri purti dua minggu sekali dan untuk gabungan setiap minggu sekali.

Kegiatan ini dimulai setelah sholat isya berjama’ah pada hari sabtu dan minggu untuk mengisi kegiatan libur dihari kuliah. Sebelum kegiatan dimulai seluruh mahasantri sudah hadir di tempat untuk melaksanakan sholat maghrib berjamah, dilanjut dengan istghosah dan tahlilan sambil menunggu waktu sholat isya. Kegiatan sholawat ini dipimpin langsung oleh mahasiswa yang memiliki potensi dalam vokal dan alat hadroh.

Fika Asmaul Husna, salah satu mahasantri menyampaikan harapannya, agar bisa kegiatan sholawat bisa terus Istiqomah dijalankan,

“Semoga kita semua selalu tetap istiqomah melantunkan dan mensyiarkan sholawat sebab ini merupakan bentuk kecintaan kepada Baginda Muhammad SAW. Kepada seuruh mahasantri yang belum mengikuti kegiatan ini semoga segera bisa ikut untuk meramaikan masjid dan membumikan sholawat” ujarnya

Kegiatan sholawat rutinan ini memang hanya dihadiri oleh mahasantri dan orang-orang yang berada disekitar kampus saja. Karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang diadakan khusus untuk menambah keimanan dan ketakwaan mahasantri dilingkungan pesantren. Sehingga tidak hanya mengaji kitab dari Gus dan abah Yai saja tetapi juga mengisi kegiatan pesantren dengan bersholawat.

Sholawat rutinan ini juga membangun kedekatan emosional antar mahasantri, dengan bersholawat bersama maka akan terbentuknya kedekatan seluruh mahasiswa tanpa membedakan jurusan dan semester. Kegiatan sholawat rutin ini berlangsung selama 3-4 jam, dan jam 10 malam seluruh kegiatan harus sudah selesai. Berakhirnya kegiatan pun selalu ditutup dengan doa yang dipimpin oleh penanggungjawab dalam kegiatan.

 

Penulis : Siti Nurhaliza Koniyo & Endah Muthoharo