Peringati Milad Ke-33, PP. Salafiyah Fatchul Ulum Pacet Gelar Opening Ceremony

Peringati Milad Ke-33, PP. Salafiyah Fatchul Ulum Pacet Gelar Opening Ceremony

NU Online Mojokerto – Memperingati Milad ke-33, PP. Fatchul Ulum menggelar Opening Ceremony pada senin malam (13/09/21) di Aula PP. Fatchul Ulum Pacet. Acara milad pada tahun ini mengusung tema menebar manfaat, membangun peradaban.

Hadir dalam acara tersebut, Pengasuh PP. Fatchul Ulum, KH. Muslich Abbas, KH. Iskandar, KH. Samian, Kepala Desa Pacet beserta perangkatnya, Dewan Asatid, Dewan Alumni, pengurus pesantren dan para santri.

Dalam sambutannya, Ning Nafisa Muayyadah, Ketua Pelaksana Milad ke 33, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang membantu terlaksananya acara baik dari paniti sendiri dan seluruh keluarga besar PP. Fatchul Ulum.

“Terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang tidak kenal lelah saling bahu membahu hingga terlaksananya acara ini” ucap Ning Nafisa Muayyadah.

Ning Dewi Chafsah Musclich SH, selaku Sekertaris Yayasan Saraswati, menambahkan bahwa peringatan milad PP. Fatchul Ulum pada tahun ini berbeda seperti tahun sebelumnya. Milad dijalankan dengan kesederhanaan. Namun demikian tidak mengurangi rasa kekhidmahan acara.

Ning Dewi Chafsah Muslich SH, mengingatkan kepada para santri, bahwa milad pesantren juga menjadi ajang mengasah prestasi para santri. Hal ini sebagai wujud konsistensi PP. Fatchul Ulum yang telah mencetak ribuan santri menjadi para tokoh tokoh yang berprestasi di bidangnya,

“Fatchul Ulum telah melahirkan banyak alumni yang berprestasi, dari ustadz, kiai, dokter dan lain lain. Saat ini santri kita juga telah mengukir prestasi, menjadi juara ceramah di Kabupaten, Karya tulis ditingkat nasional dan lain lain” ujar Ning Dewi Chafsah Musclich.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pembukaan secara simbolik pemukulan gong oleh KH. Muslich Abbas yang diwakili oleh Gus Musthofa. Dan dilanjutkan dengan pemutaran vidio dokumenter pendirian PP. Miftahul Ulum.

Dan hingga malam, acara diisi dengan penampilan kreasi para santri, dari penampilan gambus, qasidah, angklung, musikalisasi puisi dan lain sebagainya.