Turba! PC PERGUNU Kabupaten Mojokerto Harapkan Ada Peningkatan SDM Madrasah di Wilayah Trowulan

Turba! PC PERGUNU Kabupaten Mojokerto Harapkan Ada Peningkatan SDM Madrasah di Wilayah Trowulan

Trowulan, NU Online Mojokerto – Pimpinan Cabang  Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC PERGUNU) Kabupaten Mojokerto mengadakan Turba ke Pimpinan Anak Cabang Trowulan (PAC PERGUNU di MI Al-Ishlah Trowulan, Sabtu Pagi (11/09/2021). Kegiatan yang menjadi progam pengawasan dan silaturrahmi dari PC PERGUNU untuk setiap PAC Pergunu di setiap wilayah di Kabupaten Mojokerto. Tak hanya silaturahmi, ada juga pembekalan materi untuk menggugah semangat kepala sekolah para guru yang hadir dalam acara.

Turba ini dihadiri oleh Ketua PC PERGUNU Kab. Mojokerto yakni H. Moh. Syaiful Anam. S. Ag M.Pd.I, Ketua PAC PERGUNU Kec. Trowulan H. Ashari, S. Pd. I. Ketua Pengawas Madrasah Kecamatan Trowulan Drs. Syaiful Ghozi. M.Pd.I, Ketua Dewan Pakar PERGUNU Kab. Mojokerto yakni Drs. Misbakhul ArifinM. Pd. Perwakilan MWC NU Trowulan yakni Kyai Zaki, H. Ach. Arifin, S.Pd.I, dan Husni Mubarok. Serta dihadiri oleh perwakilan kepala sekolah dan guru madrasah di Kecamatan Trowulan.

Kiai Zaki dalam sambutannya menyampaikan bahwa guru bukan hanya pengajar akan tetapi penggerak hati siswa untuk mensyukuri nikmat Allah SWT. Beliau berterima kasih atas dedikasi para guru madrasah dalam berjuang dan berbagi ilmu. Sependapat dengan pernyataan tersebut Ketua Pengawas Madrasah Kecamatan Drs. Syaiful Ghozi menyampaikan bahwa guru membantu pemerintah untuk mencerdaskan anak didik kita. Beliau berharap dengan adanya PERGUNU dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia guru madrasah dan juga kesejahteraanya.

PC PERGUNU Kab. Mojokerto saat ini baru hadir, setelah sebelumnya bergabung dengan PC ISNU. Ketua PC PERGUNU berharap dapat membumikan PERGUNU di setiap PAC. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penggunaan seragam batik PERGUNU di setiap kegiatan madrasah atau diklat. Selain itu, adanya pandemi dan industri 4.0 harus menjadi jalan semangat dalam mengasah kemampuan diri. Beradaptasi jadi kunci karena perkembangan sudah sangat cepat.

Saya berharap anggota pergunu memiliki semangat berkhidmah di nahdlatul ulama. Selain itu juga memiliki daya juang untuk meningkatkan kualitas diri dan madrasah dengan pengadakan diklat”  ucap H. Moh. Syaiful Anam. S. Ag M.Pd.I.

Acara dilanjutnya dengan pemaparan materi dari Drs. Misbakhul Arifin M. Pd selaku Dewan Pakar PC PERGUNU. Materi yang disampaikan dengan judul “Pergunu Jawab Tantangan Dunia di Era Industri 4.0 Perubahan saat ini yakni industri 4.0 mengarah ke pergeseran manusia ke arah digitalisasi.

“Bagaimana kita sebagai kepala madrasah dan guru harus beradaptasi dengan adanya industri 4.0. Kita punya kekuatan yakni pendidikan akhlak, adab, taqwa,  yang tak dimiliki sebanyak sekolah negeri.” terangnya.

Drs. Misbakhul Arifin M. Pd menyampaikan bahwa progam yang dibuat Mendikbud Nadiem Makariem sudah melalui banyak pertimbangan. Industri 4.0 ini punya kecepatan 30x lipat dibandingkan sebelumnya.

“Jadi, upaya tersebut harus kita dukung. Kurikulum menjadi bahan perbincangan di lapang karena semua berpikir setiap berganti menteri maka berganti kurikulum. Kenyataannya Kurikulum bukan kitab suci. Kita harus sudah mengacu ke kompetensi  4 C yang  disampaikan dari Kemendikbud yakni Critical Thinking and Problem Solving (berpikir kritis dan menyelesaikan masalah), Creativity (kreativitas), Communication Skills (kemampuan berkomunikasi), dan Ability to Work Collaboratively (kemampuan untuk bekerja sama)” Imbuhnya.

 

Kontributor : Moch. Taufiq Zulmanarif (LTN NU Trowulan)