Setelah Lama Vakum, Ranting NU Pesanggrahan Awali Gelar Lailatul Ijtima’

Setelah Lama Vakum, Ranting NU Pesanggrahan Awali Gelar Lailatul Ijtima’

Pesanggrahan, NU Online Mojokerto – Setelah lama vakum dari kegiatan selama pandemi, Pengurus Ranting NU Pesanggrahan Kutorejo awali kegiatan dengan langsung menggelar lailatul ijtima’ pada hari rabu malam (08/09/2021) di Musholla Baitul Muttaqin Ketidur Gg 5. Hadir dalam kegiatan tersebut para pengurus NU ranting, banom-banom, serta para jamaah warga desa sekitar.

Kegiatan diawali dengan sholat isya’ berjamaah, sholat-sholat sunnah, pembacaan Rotib Haddad, sholawat nabi dan dilanjutkan dengan sambutan, santunan yatim dhuafa dan ditutup dengan pengajian aswaja.

Abah Hayyi, Rais PR Pesanggrahan dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar pelaksanaan lailatul ijtima di Ranting Pesanggrahan itu bisa istiqomah. Hal ini sebagai wujud menghidupan dakwah NU kepada masyarakat sekitar.

“Berharap lailatul ijtima ini bisa berjalan istiqomah, walaupun disaat ini kita juga masih harus tetap waspada…”, sambut Abah Hayyi, Rais Pengurus Ranting Pesanggrahan.

Ustaz Nur Salim, Ketua Ranting Pesanggrahan dalam sambutannya menyampaikan agar warga Nahdliyin selain mengamalkan amaliah ahlu sunnah waljamaah juga menerapkan ajaran Pancasila dalam berbangsa dan bertanah air. Sebab unsur unsur yang ada di dalam Pancasila sendiri memiliki keselarasan dengan ajaran Islam.

Ahlusunnah waljamaah annahdliyyah niku kados pengamalan pancasila, sila pertama kados tahlil mengesakan Allah sebagai Tuhan yang maha Esa, sila kedua, wong NU iku nguwongake menungso, iku Kemanusian yang adil dan beradab, sila ketiga, Persatuan Indonesia, digambaraken kebersamaan sesama, sila keempat, wong NU iku taat  kaleh pemimpinan sesuai permusyawaratan, sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan sedantene niku digambarke ketika tahlilan sing pun rutin dijalankan kalian tiyang-tiyang NU.”, papar Ustadz Nur Salim, Ketua NU Ranting Pesanggrahan memberikan pengajian.

“Orang NU iku sikap lan pikirane iki kudu luwas lan luwes dalam memandang situasi dan kondisi..”, tambahnya.

Pada kesempatan itu pula, diwakili oleh UPZIS NU CARE-LAZISNU Ranting Pesanggrahan maksanakan penyaluran santunan kepada yatim dhuafa untuk warga sekitar Musholla Baitul Muttaqin Ketidur dengan total penyaluran Rp. 7.850.000,- , dana yang didapatkan dari fundrising KOIN NU dan donasi dari para jamaah Nahdlatul Ulama Ranting Pesanggrahan Kutorejo.

Kontributor : Harirlaros_Kutorejo