Peringati Tahun Baru Islam 1443 H dan HUT RI ke 76, MWCNU Kecamatan Puri Melalui UPZISNU Gelar Santunan Kepada Yatim dan Veteran

Peringati Tahun Baru Islam 1443 H dan HUT RI ke 76, MWCNU Kecamatan Puri Melalui UPZISNU Gelar Santunan Kepada Yatim dan Veteran

PURI, NU Online Mojokerto – Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Puri melalui UPZIS MWC NU Puri dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1443 H dan HUT Kemerdekaan RI ke 76 tahun, menggelar do’a bersama serta pemberian tali asih kepada veteran, pejuang NU dan NKRI di Kecamatan Puri serta Santunan Anak Yatim.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB dengan rangkaian acara pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Mbak Yuni (Fatayat NU Puri) kemudian beberapa sambutan dari (1) Panitia, Zainul Maskhod (2) Ketua MWC NU Puri, Drs. H. Saifuddin Ar (3) Ketua PC NU Kabupaten Mojokerto, KH. Abdul Adzim Alwi. Selanjutnya do’a bersama dengan pembacaan istighosah, tahlil serta Pembacaan shalawat, masing-masing secara berurutan dipimpin oleh Agus Zainal Abidin dan Ustadz Bukhori (sekretaris MWC NU Puri).

Sedangkan pembacaan Shalawat Nabi dari dilantunkan oleh sahabat PAC Ishari Kecamatan Puri dan penutup (do’a) oleh KH. Abdul Qodir Jailani (Ra’is Syuriah MWC NU Puri). Selanjutnya di sesi akhir dilaksanakan santunan anak yatim dan pemberian tali asih kepada Veteran NU dan NKRI di kecamatan puri.

Ustadz Zainul Maskhod dalam sambutannya menyampaikan terima kasih serta permohonan maaf atas segala kekurangan pada acara hari ini. “Kami mewakili teman-teman Lazisnu MWC NU Puri sebagai pelakasana kegiatan mngucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur kegiatan hari ini dan dukungan dari teman-teman semua baik dari pengurus Ranting NU, Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU-IPPNU, ISHARI yang telah mendukung acara ini. Dan kami meohon maaf bila ada kekurangan dan mohon dimaklumi karena persiapan acara ini hanya tiga hari.” Demikian sambutannya.

Menyambung dari sambutan di awal H. Saifuddin Ar dalam sambutannya menyampaikan bahwa yang terpenting dalam organisasi adalah kekompakan dan kebersamaan. “Yang terpenting dalam sebuah organisasi khusunya NU ini adalah kebersamaan dan kompak. Kalau kita kompak dan penuh kebersamaan meskipun acara dengan persiapan tiga hari insyaallah berjalan dengan baik.” Terangnya.

Sambutan selanjutnya dari KH. Abdul Adzim Alwi, Ketua PC NU Kabupaten Mojokerto yang turut hadir pada kegiatan hari ini, beliau menyampaikan bahwa jangan pernah lelah untuk berkhidmah di NU dan meyakinkah kepada hadirin bahwa ketika berkhidmah di NU isyaallah hidupnya penuh berkah. Beliau juga memotivasi kepada pengurus MWC NU Kecamatan Puri untuk terus melakukan pergerakan apa pun situasi dan kondisinya. “MWC NU Puri harus bisa menunjukkan kiprahnya sebagai organisaasi, jangan sampai kalah dengan MWC-MWC yang lain. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan.” Tutupnya.

Setelah do’a selesai dibacakan maka dilaksanakan santunan kepada anak yatim. Ada yang menarik dari kegiatan ini, yakni disamping menyantuni anak yatim, panitia juga memberikan tali asih kepada para Veteran dan Pejuang NU di Kecamatan Puri. Baik yang sudah wafat maupun yang masih aktif hingga hari ini. Antara lain: (1) KH. Achmad Muslim Bahrie, Dsn. Sumolawang, Ds. Sumolawang, Kec. Puri (2) KH. Masrur Sa’dulloh, Dsn. Pesantren, Ds. Medali, Kec. Puriv(3) KH. Syamsul Ma’arif, Dsn. Sambiroto, Ds. Mlaten, Kec. Puri (4) H. M. Arifin, Dsn. Pohgurih, Ds. Sumolawang, Kec. Puri (5) KH. A. MUSLICH, Dsn. Unggahan, Ds. Banjaragung, Kec. Puri (6) Bpk Abdurrahman, Dsn. Ngrayung, Ds. Brayung, kec. Puri (7) KH. Safi’i Hasan, Dsn. Unggahan, Ds. Banjaragung, Kec. Puri (8) Hj. Minhuriyah Dsn. Unggahan, Ds. Banjaragung, Kec. Puri (9) Hj. Munawaroh (Kenanten)  (10) Dra. Hj. Istatik Rodliyah, MA. almh (Medali)  (11) Bu Jamainah, Dsn. Tambaksari, Tambakagung dan (12) Hj. Jannah Dsn. Tambaksari, Tambakagung.

Untuk para tokoh NU yang sudah wafat, maka piagam penghargaan diberikan kepada keluarga mereka sebagai wakil. Pemberian pengargaan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada mereka atas dedikasi selama hidupnya dalam berjuang, berdakwah untuk agama, bangsa dan Negara melalui oraganisasi NU sekaligus memotivasi kepada kader-kader berikutnya untuk senantiasa mengambil pelajaran dari para pendahulu.

Acara ini terbatas dihadiri oleh Ketua Ranting NU di Kecamatan Puri serta perwakilan 5 orang dari masing-masing Banom MWC NU Kecamatan Puri mulai dari Muslimat, Fatayat, Ansor, Ishari, IPNU-IPPNU dan tentu tetap memperhatikan protokol kesehatan. Berjalan dengan lancar.

 

Kontributor: Fahrul (Sek. PAC GP Ansor Puri/LTN NU Puri.