Pandemi Tak Surutkan Kaderisasi Pelajar Kabupaten Mojokerto Gelar Bentuk dan Lantik Komisariat

Pandemi Tak Surutkan Kaderisasi Pelajar Kabupaten Mojokerto Gelar Bentuk dan Lantik Komisariat

Mojokerto, NU Online Mojokerto
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Mojokerto menggelar Pelantikan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU Sekolah Menengah Keatas (SMK) Pesantren Terpadu Ngoro. Kegiatan ini diselenggarakan di SMK Pesantren Kampus 2 Dusun Sekantong Desa Kunjorowesi Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/06/2021).

Wakil Ketua III Bidang Jaringan Sekolah dan Pesantren, Ahmad Althof ‘Athooillah mengatakan kegiatan kaderisasi ini merupakan sebuah awal langkah gerak strategis yang betul-betul mengawal pendidikan di lingkungan sekolah dengan inovasi programnya yang berbasis digitalisasi, ubudiyah, dan seni budaya.

“PK merupakan salah satu organisasi di naungan IPNU IPPNU yang ruang lingkupnya berada di sekolahan atau pondok pesantren dan tujuannya untuk menguatkan secara aqidah Aswaja An Nahdliyyah”, kata Althof, sapaan arabnya.

Secara Universal, hadirnya PK merupakan gerakan penguatan siswa di dalam lingkup sekolah yang berbasis NU khususnya dan berbasis Lembaga/ Yayasan/ Dinas Umum.

“PK merupakan aset berharga bagi NU dan IPNU IPPNU khususnya yang menaungi pelajar di lingkup sekolah,” jelas Althof pada NU Online Mojokerto.

Selain itu, Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui proses kegiatan akademik maupun non akademik, contohnya public speaking multimedia sosial budaya dan ubudiyah.

Pemuda kelahiran Mojokerto ini juga berharap, didirikannya PK dapat bergerak disektor-sektor strategis guna membangun karakter para pelajar melalui kegiatannya dan selangkah lebih maju daripada organisasi yang ada di lingkungan sekolah lainnya.

“Kami berharap dengan didirikannya PK dapat bergerak di sektor-sektor. Utamanya dalam membangun dan membentuk karakter para pelajar”, pungkas Mahasiswa UIN KH. Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Kabupaten Jember.

Kontributor: Indra Nurdien Hakim