Keluarga Besar PCNU Kab. Mojokerto Berduka, Bu Nyai Khodijah Meninggal Dunia

Keluarga Besar PCNU Kab. Mojokerto Berduka, Bu Nyai Khodijah Meninggal Dunia

NU Online Mojokerto – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PCNU Kab. Mojokerto. Bu Nyai Khodijah, Ketua Umum PC. Muslimat NU Kab. Mojokerto, meninggal dunia pada Senin malam (21/06/21) pukul 23.10 WIB. Kabar duka tersebut terbaca secara berantai di grup grup WhatsApp Nahdliyin.

Kebenaran berita duka tersebut dibenarkan oleh Gus Taufik, Sekertaris PCNU Kab. Mojokerto, yang memperoleh informasi dari Dokter RS. Sakinah,

“Benar, saya memperoleh kabar meninggalnya Bu Nyai Khod itu dari Dokter Umam Dokter Sakinah.” Terang Gus Taufik.

Dari beberapa informasi, Bu Nyai Khodijah menderita penyakit jantung. Sudah beberapa kali mengalami sakit. Tetapi Khabar meninggalnya menjadikan banyak orang kehilangan.

Selanjutnya, Bu Nyai Khodijah disholatkan pada pukul 09.00 WIB di kediamannya Desa Simbaringin Kecamatan Kutorejo. KH. Abd. Adzim Alwi, Ketua PCNU Kab. Mojokerto memimpin pelaksanaan sholat jenazah pada gelombang pertama. Dan disusul pada gelombang kedua, sholat jenazah dipimpin oleh KH. Muslich Abbas Pacet. Dan terakhir, sholat jenazah dipimpin oleh KH. Khusein Ilyas.

Saat pemberangkatan, KH. Abd. Adzim Alwi memberikan sambutan dan kesaksian akan perjuangan Bu Nyai Khodijah di Muslimat. KH. Abd. Adzim Alwi menyatakan bahwa sosok Bu Nyai Khadijah merupakan Ketua Muslimat yang rajin mengurus organisasi. Beliau juga contoh pemimpin yang sering turba untuk mengetahui berbagai permasalahan organisasi.

” Bu Nyai Khod ini merupakan Ketua yang rajin bila dalam urusan dengan organisasi” terang KH. Abd. Adzim.

Untuk diketahui, Bu Nyai Khodijah ini pernah menjadi Ketua PC. Muslimat selama satu periode. Kemudian digantikan oleh Bu Nyai Istatik. Tetapi karena Bu Nyai Istatik meninggal dunia, Bu Nyai Khodijah diminta untuk menggantikan Bu Nyai Istatik menjadi Ketua PC. Muslimat untuk kedua kalinya.

Jenazah dimakamkan di area Pesantrennya dengan diiringi para pelayat yang terus berdatangan untuk bertakziah.