Sosialisasikan Program, PCNU Kab. Mojokerto Gelar Turba dan Silaturahmi Ke 5 MWCNU

Sosialisasikan Program, PCNU Kab. Mojokerto Gelar Turba dan Silaturahmi Ke 5 MWCNU

NU Online Mojokerto – PCNU Kab. Mojokerto terus melakukan berbagai konsolidasi pada MWCNU dan Ranting dibawahnya. Pada Kamis siang (1/4/21) bertempat di MWCNU Pacet, menggelar turba dan silaturahmi dengan lima MWCNU yaitu MWCNU Dlanggu, MWCNU Gondang, MWCNU Pacet, MWCNU Trawas, MWCNU Kutorejo serta seluruh Ketua Ranting di lima MWCNU tersebut.

Acara dibuka dengan bacaan wasilah oleh KH. Mubayin. Dilanjut dengan sambutan oleh KH. Abd. Adzim Alwi, Ketua PCNU Kab. Mojokerto. Dalam sambutannya, KH. Abd. Adzim Alwi menyatakan rasa bahagianya bisa bersilaturahmi dengan pengurus MWCNU dan Ranting. Terlebih melihat kebersamaan, rukun serta bersatunya warga Nahdliyin yang ditunjukkan oleh pengurus yang berkumpul pada sore hari ini.

Pada kesempatan ini, KH. Abd Adzim Alwi selain mensosialisasikan subsidi kepada MWCNU dan Ranting juga menjelaskan beberapa program seperti BMT NU, Kartanu, Faskes, gerakan sedekah minyak jelantah, dan produk pupuk NU.

Tentang Subsidi ke MWCNU dan Ranting, lebih detail diterangkan oleh Abah Reza Pahlevi, Bendahara Umum PCNU Kab. Mojokerto. Dalam kesempatan itu, Abah Reza, demikian panggilan akrabnya, sesuai hasil rapat Syuriah, pada tahun 2021, masing masing kepada MWCNU akan diberikan subsidi sebesar Rp. 10.000.000. Sedang untuk ranting, akan disubsidi sebesar Rp. 1.500.000.

“Untuk teknis penerimaannya, akan diberikan melalui pembukaan rekening BMT NU Mojopahit atas nama lembaga. Dan untuk pencairannya bisa diambil dalam beberapa termin” terang Abah Reza.

Abah Sobirin yang menjadi Ketua Tim Kartanu menjelaskan permasalahan Kartanu. Meskipun bermasalah, Abah Sobirin berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Abah Sobirin juga menginfokan bahwa Kartanu akan diberlakukan seumur hidup.

H. Hafidz Busyri mensosialisasikan rencana pengadaan name board ke pengurus anak ranting se Kab. Mojokerto. H. Hafidz Busyri meminta kepada pengurus MWCNU maupun Ranting untuk memberikan data update terkait kepengurusan ranting hingga anak ranting. Sehingga pada saat pemberian name board bisa langsung tepat sasaran.

Selain itu, H. Hafidz Busyri juga meminta kepada MWCNU maupun Ranting untuk program tertib administrasi. Sebab PCNU Kab. Mojokerto ingin ke depan bisa memiliki peran dalam NU Award Jawa Timur.

Dan terakhir, tim LPPNU mensosialisasikan program pupuk NU dan penjualan beras organik. LPPNU juga mengajak kerjasama kepada para petani untuk bergabung dengan pertanian organik ala NU.

Usai sosialisasi berbagai program, acara dilanjutkan dengan dialog. Hingga pukul 16.30, dialog berjalan dengan gayeng. Selanjutnya ditutup dengan doa.