Latih Kader Militan, PAC GP. Ansor Sooko Gelar Diklatsar di Karangkedawang

Latih Kader Militan, PAC GP. Ansor Sooko Gelar Diklatsar di Karangkedawang

NU Online Mojokerto – Kaderisasi harus terus digerakkan agar organisasi memiliki pemegang estafet kepemimpinan. Hal demikian yang ditempuh PAC GP. Ansor Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto pada hari Jumat (26/03/21). Mereka menggelar DIKLATSAR (Pendidikan lanjutan tingkat dasar) untuk anggota baru yang hendak bergabung menjadi anggota Banser.

Acara pembukaan ditempatkan di gedung MI Bustanus Sibyan Desa Karang Kedawang, Kecamatan Sooko. Tampak hadir dalam acara tersebut, perwakilan pemerintahan Kabupaten Mojokerto, jajaran teras Forkopimca, jajaran pemerintah desa, MWCNU Sooko dan banom banomnya, dan Kasatkorcab Banser kabupaten Mojokerto.

Sebelum acara diklatsar dimulai kasatkorcab Banser Kabupaten Mojokerto H.Yunus membuka dan membacakan kontrak belajar kepada para peserta didik yang mengikuti diklat yang akan berlangsung.

Menurut ketua panitia sahabat Irawan Al Hakim mengatakan acara ini diselenggarakan dengan maksud dan tujuan sebagai sarana untuk mencetak kader kader Banser yang militan.

“Kita tumbuhkan rasa militanisme kader dari benih-benih keimanan, di situlah kita menumbuhkan jiwa jiwa militan tersebut”terang Sahabat Irawan Hakim

Rencana acara ini akan dilaksanakan selama 3 hari, karenanya, sahabat Irawan Hakim berpesan kepada para peserta, untuk menjaga kesehatan masing masing sehingga bisa mengikuti pelatihan ini dengan sempurna.

Senada dengan Sahabat Irawan Hakim, Sekretaris PC GP ANSOR Kabupaten Mojokerto, sahabat Yunus, menjelaskan bahwasanya kader Ansor Banser harus terus melakukan kaderisasi berupa Diklatsar. Sehingga out out dari Diklatsar ini akan menjadikan anggota Banser memiliki militansi yang tinggi.

“Alhamdulillah delegasi dari PAC Sooko ini luar biasa karena rata-rata pesertanya banyak didominasi dari peserta lokal dari pada peserta dari luar. Ini menunjukkan bahwa sahabat sahabat Banser Sooko sangat militan” ujar Sahabat Yunus

Masih kata Sahabat Yunus, kaderisasi harus terus dikembangkan sebab organisasi Ansor dan Banser adalah organisasi kader,

“Jadi para anggota Banser itu dilatih menjadi anggota yang sigap, kuat, dan bermartabat”

Kontributor : Hasan Ngoro