Pelantikan PAC ISNU se-Kab. Mojokerto, Mukti Ali S.Ag, MM : ISNU Siap Bermitra Strategis Dengan Pemerintah

Pelantikan PAC ISNU se-Kab. Mojokerto, Mukti Ali S.Ag, MM : ISNU Siap Bermitra Strategis Dengan  Pemerintah

NU Online Mojokerto – Pada hari Ahad, tanggal 21 Maret 2021 bertempat di Masjid Institut Kiai Haji Abdul Chalim (IKHAC) Kembangbelor Pacet, untuk pertama kalinya Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdhatul Ulama (ISNU) Kabupaten Mojokerto mengadakan pelantikan pimpinan anak cabang (PAC) se-Kabupaten Mojokerto yang terdiri dari 18 PAC secara serentak. Masing-masing PAC mengirimkan sebanyak 15 anggota yang akan dilantik siang ini.

Dalam kesempatan ini, Ketua ISNU Mukti Ali, S. Ag, M.M menyampaikan, bahwa ISNU ke depan memiliki agenda besar yang harus dituntaskan oleh seluruh jajaran pimpinan anak ranting yang telah dilantik.

PAC ISNU yang telah dilantik, diharapkan mampu mengemban amanah dan melaksanakan tugas salah satunya mampu merangkul kembali para sarjana-sarjana NU memiliki potensi dan yang telah berkiprah di masyarakat yang belum ikut membesarkan Jam’iyah dan ikut berjuang di dalamnya untuk bisa berkhidmat bagi NU dan pemerintah daerah.

Lebih lanjut, kata Abah Mukti, panggilan akrabnya, pelantikan PAC ISNU se Kab. Mojokerto, sedianya dibarengkan dengan MKNU. Namun karena MKNU membutuhkan waktu kurang lebih tiga hari, maka di masa pandemi seperti ini hal itu tidak mungkin untuk dilakukan. Oleh karenanya, PC ISNU Kab. Mojokerto mendahulukan untuk kegiatan pelantikan PAC terlebih dahulu.

Di hadapan Bupati Mojokerto, ia menegaskan ISNU akan membantu program kerja pemerintah Kabupaten Mojokerto dan akan menjadi mitra yang strategis bagi pemerintah.

“Kami berharap bukti yang nyata dari panjenengan semua terkait peran dan sumbangsih terhadap pembangunan pemerintah Kabupaten Mojokerto. Tentunya dengan cara-cara yang sesuai dengan prosedur hukum yang ada.” Sambung Ikfina, Bupati Mojokerto, menanggapi Ketua ISNU, sekaligus membuka acara.

Pimpinan Wilayah ISNU Jawa Timur, Prof. Mas’ud Said, P.hd yang didapuk untuk memberikan sambutan juga berpesan kepada semua anggota yang akan dilantik agar benar-benar menjalankan amanah yang telah diberikan.

“ISNU itu anak yang paling muda setelah muktamar 2010. Oleh karenanya, sebagai salah satu bentuk pengabdian yang pasti wajib dilakukan oleh para anggota adalah bagaimana setelah dilantik tidak hanya buat gaya-gayaan, tidak hanya nitip nama dan hanya buat pamer, tetapi kita semua bertugas memperkuat apa yang ditinggalkan oleh para pendahulu kita. Karena amanah yang telah diberikan tidak boleh diwakilkan kepada siapapun” terang Prof. Mas’ud Said.