Kurangi Penyebaran Covid-19, Pemerintah Melalui Yayasan Al Hikmah Salurkan Bantuan ke 91 Pesantren se-Mojokerto

Kurangi Penyebaran Covid-19, Pemerintah Melalui Yayasan Al Hikmah Salurkan Bantuan ke 91 Pesantren se-Mojokerto

Klinterejo – Mengurangi penyebaran covid-19 di pesantren, Pemerintah melalui Yayasan al Hikmah Mojokerto yang diketuai oleh K. Moh. Al Amin Ranuwiharjo pada rabu siang (15/12/206) menyalurkan bantuan kepada 91 pesantren se-Kabupaten Mojokerto.┬áBertempat di Padepokan Rajasa Klinterejo, para pengurus pesantren berkumpul untuk menerima bantuan. Sebelum menerima bantuan, pengurus diberi arahan dan penjelasan terkait dengan bantuan yang akan diberikan.

H. Nur Rohmat S. Ag, selaku wakil dari Kemenag Kab. Mojokerto menghimbau kepada para pengurus pesantren untuk bekerjasama dengan pemerintah disiplin dalam administrasi. Sebab ke depan, pemerintah pasca disahkannya Undang-undang pesantren, akan banyak menyalurkan bantuan kepada pesantren.

“Saya menghimbau kepada para pengurus untuk mendaftarkan pesantrennya, melengkapi data yang dibutuhkan. Yang datanya lengkap ke depan, apabila dikucurkan bantuan, merekalah yang akan menerima. Sebab bantuan pemerintah itu berbasis data” ujar H. Nur Rohmat S.Ag.

H. Nur Rohmat S.Ag juga mengingatkan kepada komunitas Pesantren Mojokerto untuk mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Sebab komunitas pesantren sangat rentan terpapar covid-19. Karenanya bantuan yang diberikan melalui Yayasan al Hikmah Mojokerto itu dalam rangka mengurangi sebaran penularan covid-19 yang tidak memandang siapa saja.

K. Moh Al Amin Ranuwiharjo, selaku Ketua Yayasan Al Hikmah Klinterejo menerangkan bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah murni sebagai kepedulian terhadap pesantren. Bantuan yang diberikan tidak berasal dari partai manapun. Tetapi dari pemerintah yang peduli terhadap pesantren. K. Moh. Al Amin Ranuwiharjo meminta maaf sebab tidak bisa menyalurkan kepada seluruh pesantren yang ada di Mojokerto. Bantuan hanya bisa diperuntukkan 91 pesantren yang telah terkonfirmasi memiliki data yang valid.

“Saya mohon maaf, karena bantuan ini tidak bisa menyalurkan ke pesantren yang berjumlah 140-an se Mojokerto. Kami hanya bisa membantu sejumlah 91 pesantren setelah melalui verifikasi data yang valid” tukas K. Moh. Al Amin Ranuwiharjo.

Bantuan yang diberikan, menurut alumnus Undar Jombang ini, berupa hand sanitizer, vitamin C, masker kain, tangki disinfektan, tablet disinfektan. Bantuan ini telah dikirim ke Desa Klinterejo. Tetapi karena jalan yang tidak memadai untuk dilewati kontainer, maka menurut K. Moh Al Amin Ranuwiharjo, telah dialihkan ke STITNU Wates Umpak.

“Karena kontoiner tidak bisa masuk kesini, harap para pengurus mengambil di STITNU Wates Umpak. Jangan berjubel sebab tempatnya tidak luas. Semua bantuan akan diberikan utuh kepada pesantren. Kami tak mengurangi sedikitpun ” terang K. Moh. Al Amin Ranuwiharjo dihadapan semua pengurus pesantren.

Usai penjelasan di padepokan Rajasa, para pengurus Pesantren berangkat ke STITNU. Disana telah siap bantuan yang dimuat di kontainer untuk disalurkan ke 91 pesantren.